Ada 95 Pelanggaran Dilakukan Napi Asimilasi Covid-19

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 11 Mei 2020 19:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 11 337 2212515 ada-95-pelanggaran-dilakukan-napi-asimilasi-covid-19-HH6r5sJID3.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Direktur Jendral Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Reinhard Silitonga mengatakan, berdasarkan catatan pihaknya hingga 10 Mei, ada 39.273 narapidana dan anak mendapatkan program aslimilasi serta integrasi terkait Covid-19.

Dari jumlah tersebut, ada 95 pelanggaran yang dilakukan oleh para narapidana asimilasi itu.

“Data per 10 Mei 2020, asimilasi di rumah dan integrasi narapidana dan anak mencapai 39.273 orang. Dengan rincian 37.014 orang asimilasi narapidana dan integrasi 2.259,” kata Reinhard dalam rapat dengan Komisi III DPR RI secara virtual, Senin (11/5/2020).

Reinhard melanjutkan dari 39.273 yang mendapatkan program asimilasi dan integrasi, ada 95 kasus pelanggaran yang dilakukan oleh narapidana.

“Hasil evaluasi per 10 Mei, pelaksanaan asimilasi dan intengrasi ada pelanggaran 95 kasus,” tutur dia.

Adapun dari 95 kasus pelanggaran ada 93 diangaranya pelanggaran terhadap syarat umum. Dengan begitu, mereka bakal dimasukkan ke sel kembali dengan status tersangka atau terpidana.

Baca Juga : Ditjen PAS Sebut 1 Narapidana di Lapas Bojonegoro Positif Covid-19

“Sekarang pelanggaran terhadap syarat umum sebanyak 93 kasus ini adalah yang artinya melakukan tindak pidana dan sekarang yang berada di kepolisian dan juga sebagian sudah dimasukan ke lapas kembali di dalam strap sel,” tutur Reinhard

Sementara, lanjut ada dua pelanggaran terhadap syarat khusus dari program asimilasi dan integrasi. “Pelanggaran terhadap syarat khusus sebanyak dua kasus,” ungkap Reinhard.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini