Bisakah Gempa Memicu Suara Dentuman? Ini Jawaban BMKG

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 11 Mei 2020 10:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 11 337 2212113 bisakah-gempa-memicu-suara-dentuman-ini-jawaban-bmkg-q5ygS1XYyA.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) memastikan suara dentuman yang terdengar di Jawa Tengah, Senin (11/5/2020) dini hari, bukan berasal dari gempa.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menegaskan, jika sebuah aktivitas gempa mengeluarkan bunyi ledakan, maka artinya kedalaman hiposenter gempa sangat dangkal alias dekat permukaan.

“Dan jika itu terjadi maka akan tercatat oleh sensor gempa,” kata Daryono dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone di Jakarta, Senin (11/5/2020).

Dia memastikan, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap gelombang seismik dari seluruh sensor gempa BMKG yang tersebar di Jawa Tengah, usai mendapatkan kabar soal suara dentuman tersebut.

Lantas, bisakah gempa memicu suara dentuman?

Daryono menerangkan beberapa kemungkinan penyebab suara dentuman saat terjadi gempa. Dentuman bisa terjadi jika gempa memicu gerakan tanah, berupa rayapan tiba-tiba dan sangat cepat di bawah permukaan.

Ilustrasi.

Baca juga: Jagat Maya Heboh Suara Dentuman di Jawa Tengah

Kemungkinan lain adalah berasosiasi dengan aktivitas sesar aktif, yakni mekanisme dislokasi batuan yang menyebabkan pelepasan energi berlangsung secara tiba-tiba dan cepat hingga menimbulkan suara ledakan.

“Apalagi jika terjadinya patahan batuan tersebut terjadi di kawasan lembah dan ngarai atau di kawasan tersebut banyak rongga batuan sehingga memungkinkan suaranya makin keras karena resonansi. Beberapa peristiwa gempa Bantul 2006 juga mengeluarkan bunyi dan sempat meresahkan warga saat itu. Namun, suara dentuman yang terjadi tadi pagi dipastikan bukan dari aktivitas gempa tektonik,” tegas Daryono.

(qlh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini