Pendarahan Otak, Djoko Santoso Dirawat Seminggu di RSPAD Gatot Subroto

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Minggu 10 Mei 2020 10:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 10 337 2211753 pendarahan-otak-djoko-santoso-dirawat-seminggu-di-rspad-gatot-subroto-EeaOpsJlOa.jpg Djoko Santoso.

JAKARTA – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso sempat dirawat selama seminggu di RSPAD Gatot Subroto, akibat pendarahan otak yang dialaminya. Djoko mengembuskan napas terakhirnya pukul 06.30 WIB, Minggu (10/5/2020).

Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Brigjen Budi Sulistya mengatakan, jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Bambu Apus Raya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Jenazah almarhum akan dimakamkan siang ini atau setelah Zuhur secara militer, dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Djoko Santoso.

Djoko Santoso lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 8 September 1952. Usai menamatkan sekolah di SMA Negeri 1 Surakarta, Djoko masuk ke Akademi Militer dan lulu Tahun 1975.

Baca juga: RSPAD Gatot Subroto: Djoko Santoso Meninggal Bukan karena Covid-19

Selain itu, Djoko juga mengikuti Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (Sussarcabif) pada 1976; Kursus Lanjutan Perwira Tempur (Suslapapur) 1987; Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) 1990; dan Lemhannas pada 2005.

Dia juga melanjutkan pendidikan S1 Sarjana Ilmu Politik dan S2 Manajemen Politik di Universitas Terbuka, Jakarta.

Djoko Santoso merupakan Panglima TNI ke -16 (28 Desember 2007-28 September 2010). Sebelumnya dia juga menjabat sebagai Kasad ke-24, sjak Februari 2005 hingga 28 Desember 2007.

(qlh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini