Polri Usut Proses Keberangkatan ABK WNI di Kapal China

Puteranegara Batubara, Okezone · Minggu 10 Mei 2020 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 10 337 2211710 polri-usut-proses-keberangkatan-abk-wni-di-kapal-china-NBoPm8ae16.jpg Polri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengungkapkan Satgas TPPO mengusut proses keberangkatan dari para Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi ABK di Kapal China.

Ferdy menjelaskan, pendalaman itu dilakukan dalam pemeriksaan perdana pada ABK tersebut. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengusut adanya dugaan perbudakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi ABK di Kapal China.

"Semua ABK akan dilakukan pemeriksaan untuk ungkap proses keberangkatan," kata Ferdy saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (10/5/2020).

Selain proses keberangkatan, Ferdy menyebut bahwa pihaknya juga mendalami apa saja kejadian atau peristiwa yang dialami oleh para anak buah kapal tersebut. "Dan peristiwa yang dialami (para ABK di Kapal China)," ujar Ferdy.

Pemeriksaan para ABK itu sendiri tetap memperhatikan standar protokol kesehatan dalam penanganan virus corona.

Sebagaimana diberitakan, ke-14 ABK WNI yang pulang ke Tanah Air, pada Jumat 8 Mei 2020. Mereka adalah awak kapal penangkap ikan berbendera China, Long Xin 629 yang tiba di Busan, Korea Selatan dengan kapal penangkap ikan Tiongkok, Tian Yu 8 pada bulan lalu.

Mereka melaporkan telah menerima perlakuan tidak manusiawi dan diskriminasi selama bekerja di kapal Long Xin 629.

Seorang awak kapal WNI lain yang tiba bersama mereka di Busan telah meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit di kota itu. Penyebab kematian ABK WNI, yang diketahui berinisial E, dikarenakan penyakit pneumonia, yang diduga berkaitan dengan kondisi hidup dan kerja di atas kapal tersebut.

Selama berada di Busan, para ABK WNI menjalani karantina selama 14 hari dan dimintai keterangan mengenai kondisi mereka saat bekerja di kapal Long Xin 629 oleh aparat penegak hukum Korea Selatan untuk ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini