Share

Fraksi PKS Yakin Ada Agen Penyalur ABK untuk Dipekerjakan di Kapal Asing

Arie Dwi Satrio, Okezone · Sabtu 09 Mei 2020 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 09 337 2211494 fraksi-pks-yakin-ada-agen-penyalur-abk-untuk-dipekerjakan-di-kapal-asing-N9QnW6iFKX.jpg Anggota Komisi I DPR Fraksi PKS, Sukamta. (Foto : Okezone.com/Harits Tryan Akhmad)

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Sukamta, meyakini ada pihak-pihak yang menyalurkan anak buah kapal (ABK) asal Indonesia untuk bekerja di kapal asing termasuk China. Para ABK tersebut kemudian diduga diperbudak dengan upah yang tidak layak.

"TKI kita kan tidak mungkin tiba-tiba direkrut kapal-kapal itu dan menjadi ABK. Pasti ada agen-agennya," kata Sukamta kepada Okezone, Sabtu (9/5/2020).

Sukamta menilai ada perjanjian yang dibuat para agen terhadap para ABK untuk bekerja di kapal berbendera China. Meskipun pada kenyataannya, kata Sukamta, para ABK yang dipekerjakan di sebuah kapal China itu dibayar dengan upah yang sangat tidak layak.

"Jadi, tugas pemerintah menyelidiki siapa di balik itu semua dan bawa ke pengadilan," tuturnya.

Tak hanya itu, politikus PKS tersebut juga mendesak pemerintah melayangkan protes kepada pemerintah China yang dikhususkan kepada perusahaan yang diduga memperbudak para ABK asal Indonesia.

"Kami juga berharap pemerintah RI membawa masalah perbudakan ini ke badan-badan internasional agar bisa diselesaikan," katanya.

Sebagaimana diketahui, tiga ABK asal Indonesia meninggal dunia di Kapal China Long Xing 629, saat berlayar. Nahasnya, jenazah tiga ABK tersebut dibuang ke laut (dilarung) setelah diketahui meninggal.


Baca Juga : Jasad 2 ABK WNI Dilarung ke Laut oleh Kapal China, Ini Tanggapan BP2MI

Sementara itu, 14 ABK asal Indonesia lainnya telah tiba di Indonesia pada Jumat, 3 Mei 2020. Para ABK yang diduga dieksploitasi tersebut saat ini sedang menjalani karantina kesehatan.


Baca Juga : BP2MI Akan Laporkan 375 Kasus ABK yang Diduga Dieksploitasi ke Polri

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini