Share

172 Orang Tewas dan 235 Luka-Luka Akibat Bencana di Indonesia Sepanjang 2020

Arie Dwi Satrio, Okezone · Sabtu 09 Mei 2020 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 09 337 2211404 172-orang-tewas-dan-235-luka-luka-akibat-bencana-di-indonesia-sepanjang-2020-MBwuDjCOH8.jpg Warga membawa jenazah korban longsor di Ciawi, Bogor (Okezone.com/Putra RA)

JAKARTA - BNPB mencatat 1.221 bencana terjadi di Indonesia sejak awal Januari hingga 7 Mei Mei 2020. Jumlah korban meninggal dalam bencana tersebut mencapai 172 orang.

“Sejumlah bencana ini mengakibatkan dampak korban jiwa dan kerusakan,” kata Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangan tertulis diterima Okezone, Sabtu (9/5/2020).

Sementara korban luka-luka dalam bencana sepanjang 2020 sebanyak 235 orang dan warga yang mengungsi 1,97 juta jiwa.

Kerusakan berupa rumah mencapai 17.105 unit, sedangkan infrastruktur lain seperti fasilitas pendidikan 327 unit, peribadatan 394, kesehatan 32, perkantoran 58 dan jembatan 172 unit.

“Bencana banjir merupakan kejadian yang paling banyak memakan korban meninggal dunia, dengan jumlah 120 orang, sedangkan tanah longsor 46 dan puting beliung 5. Banjir juga menyebabkan sebagian besar warga harus mengungsi, dengan jumlah 1.951.412 orang,” ujar Raditya.ilustrasi

Banjir di Banda Aceh (Okezone.com/Windy)

Dari 1.200 lebih bencana terjadi sepanjang tahun ini, menurut BNPB, lebih dari 99% merupakan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, puting beliung, abrasi, kebakaran hutan.

Memasuki bulan kelima ini, musim kemarau termonitor di sebagian besar wilayah Indonesia. Meskipun bencana banjir dan longsor masih terjadi. Terakhir seperti banjir di enam desa di wilayah Banda Aceh pada hari ini.

Baca juga: 1.221 Bencana Menimpa Indonesia Sepanjang 2020

BMKG melaporkan bahwa puncak musim kemarau pada Agustus 2020. Diprakirakan kondisi hujan normal pada musim kemarau, sedangkan selama kemarau perlu mendapatkan perhatian terhadap potensi karhutla dan kekeringan. Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Miming Saepudin mengatakan bahwa daerah rawan karhutla di Pulau Sumatera, seperti Riau, Jambi dan Sumatera Selatan. Berdasarkan analisis BMKG, wilayah tersebut diprakirakan akan mendapatkan curah hujan menengah sampai rendah pada bulan Juni – September 2020.

Daerah rawan karhutla di Pulau Kalimantan meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Wilayah-wilayau ini akan mendapatkan curah hujan menengah hingga rendah pada bulan Agustus dan September 2020.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini