Perusahaan Perekrut ABK Indonesia yang Diperbudak di Kapal China Dilaporkan ke Mabes Polri

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 08 Mei 2020 19:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 08 337 2211227 perusahaan-perekrut-abk-indonesia-yang-diperbudak-di-kapal-china-dilaporkan-ke-mabes-polri-sPBmrG3tn6.jpg Perwakilan Margono-Surya and Patners di Mabes Polri (Okezone.com/M Rizky)

Jong Chul Kim. kata Margono, awalnya berkonsultasi kepada MSP mengenai tragedi tewasnya 4 ABK asal WNI yang bekerja di kapal Longxing 629. 3 ABK meninggal dan dilarung jenazahnya di perairan Samoa dan 1 meninggal di Korea Selatan setelah almarhum pindah kapal dan pergi ke Rumah Sakit.

"Jong Chul Kim mengirimkan perjanjian kerja laut dari Almarhum Effendi Pasaribu melalui pesan instan kepada saudara David Surya dari MSP," terangnya.

Kemudian David MSP memberikan pendapatnya dari aspek hukum internasional seperti Konvensi ILO mengenai seafarer dan seaman, dan hukum nasional Indonesia antara lain perjanjian kerja laut, perdagangan orang dan perlindungan terhadap pekerja migran.

"Setelah tanggal 30 April 2020, Jong Chul Kim diliput oleh MBC News Korea Selatan. Pada tanggal 07 Mei 2020 dan 08 Mei 2020, saudara David MSP kembali dihubungi oleh Jong Chul Kim dan juga dihubungi oleh salah satu lawyer dari Law Firm di Korea Selatan yang mewakili SPPI. Saat ini investigasi di Korea Selatan sedang berlangsung," tandasnya.

Terpisah, founder Margono Surya and Partners, David Surya mengatakan, laporan ini telah diterima oleh Satgas TPPO Mabes Polri. Namun kata dia laporan tersebut digabungkan dengan penyelidikan Polri mengingat kasus sudah diselidiki.

"Jadi laporan kita diterima tapi tidak membuat laporan baru, jadi laporan kita dijadikan satu dengan laporan yang sudah dibuat secara inisiatif sendiri oleh tim Satgas TPPO," jelasnya.

Untuk itu lanjut David pihaknya dalam.kasus ini akan dijadikan saksi dan diberikan kesempatan untuk berkontribusi secara aktif mengawal kasus tersebutm

"Tadi saya sudah memberikan bukti tertulis saya sendiri akan jadi saksi kalau mereka butuh bantuan untuk komunikasi dengan pihak korea bisa menghubungi saya," tandasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini