Kasus Corona Cenderung Menurun, Menko PMK Ungkap 3 Strategi Pemerintah

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 08 Mei 2020 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 08 337 2211092 kasus-corona-cenderung-menurun-menko-pmk-ungkap-3-strategi-pemerintah-Rt1kCRBbxU.JPG Menko PMK, Muhadjir Effendy (Foto: Instagram/@muhadjir_effendy)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengungkap bahwa terdapat kecenderungan penurunan kasus penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Sebab itu, ia pun bersyukur dengan angka kenaikan kesembuhan bagi pasien yang terinfeksi corona tersebut. Menurut dia, tren positif penanggulangan Covid-19 tak terlepas dari kedisiplinan masyarakat yang menjalankan protokoler kesehatan.

"Kita bersyukur kasus Indonesia yang diprediksi eksposinensial ekstrem tidak terjadi karena angka kita rata-rata rendah kasus per hari ini kita masih di bawah 500, paling tinggi puncaknya kesembuhan mendekati 300 per hari dan angka kematian landai tidak ada penambahan cukup drastis," kata Muhadjir melalui telekonferensi di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Indonesia masih berada di urutan kedua dengan angka warganya yang terjangkit Covid-19 di bawah Singapura untuk regional Asia Tenggara. Muhadjir menerangkan, angka ini masih terbilang minim dibanding jumlah penduduk dua negara bertetangga tersebut.

Ilustrasi

Muhadjir mengatakan, pemerintah menerapkan tiga strategi sebagai ujung tombak dalam penanganan Covid-19. Pertama, pemerintah langsung berhadapan dengan darurat kesehatan.

"Bagaimana mengatasi membatasi penularan, memperkecil penyebaran dan mempercepat penyelesaian Covid-19. Itu ujung tombak di sektor kesehatan, penanggungjawab utama ada BNPB dan Kemenkes," terang Muhadjir.

Sedangkan kedua, yakni sektor jaring pengaman sosial. Kata Muhadjir, penerapan strategi kedua ini dimotori Mensos Juliari Peter Batubara dan Mendes Abdul Halim Iskandar dengan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Dia menambahkan, strategi ketiga yakni pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 di sektor ekonomi dengan survivabilitas ekonomi yang dipimpim Menteri Perekonomian, Airlangga Hartanto.

"Pemerintah lebih banyak berupaya kondisi ekonomi kita bisa bertahan dalam kondisi sekadar hidup, survival saja, dunia dan Indonesia masuk ke dalam economic hibernation atau hibernasi ekonomi," lanjutnya.

"Kita bayangkan beruang kutub masuk musim dingin menghemat energi, memperlambat detak jantung dan menurunkan serendah mungkin temperatur badan agar tetap hidup, dan bangkit lagi setelah musim dingin berlalu, " tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini