Share

Gunakan Helm Canggih, BIN Gelar Rapid Test Massal di Terminal MRT Blok M

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 08 Mei 2020 13:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 08 337 2211006 gunakan-helm-canggih-bin-gelar-rapid-test-massal-di-terminal-mrt-blok-m-Z7D1YDtB34.jpg BIN gelar rapid test massal di Terminal MRT Blok M. (Ist)

JAKARTA – Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar tes cepat (rapid test) massal di Terminal MRT, Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2020) untuk memutus penyebaran virus corona (Covid-19).

Dalam rapid test itu, BIN menggunakan alat canggih berupa helm thermal KC Wearable. Alat itu dapat mendeteksi suhu tubuh seseorang.

Kapoliklinik BIN, Dokter Sri Wulandari mengatakan, jika helm canggih tersebut sangat membantu petugas dalam mengecek suhu tubuh peserta yang akan mengikuti rapid test sehingga petugas tak perlu kontak fisik dengan peserta.

“Alat ini bisa mengecek suhu hingga sepuluh meter jaraknya, jadi tidak perlu lagi memakai termometer tembak,” kata Sri Wulandari dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (8/4/2020).

Selain itu, helm thermal KC Wearable juga tersambung ke monitor yang bisa melihat langsung suhu tubuh. Apabila suhu di atas 36 derajat Celsius maka pada tampilan monitor tubuh orang tersebut akan terlihat sangat merah.

Rapid test di Terminal MRT Blok M (Ist)

Lebih lanjut Sri mengatakan, ketika suhu tubuh seseorang di atas normal, orang tersebut bakal menjalani tes dengan metode molekuler atau PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk mengetahui positif atau tidaknya seseorang terhadap Covid-19.

“Kalau dipastikan positif, akan diisolasi dan kami koordinasikan dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan dibawa ke Wisma Atlet,” tutur Sri.

Dalam kegiatan ini, BIN menyediakan 500 rapid test kit untuk warga yang ada di Stasiun MRT Blok M, Jakarta Selatan.


Baca Juga : Putus Mata Rantai Covid-19, BIN Gelar Rapid Test dengan Mobile Laboratorium

Sebelumnya, BIN telah menggelar rapid test massal bersamaan dengan peluncuran mobile laboratory di depan Stasiun Sudirman dan Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

“Kegiatan ini digelar di zona merah Covid-19 untuk mendeteksi apakah ada yang positif. Tujuannya untuk memutus langsung mata rantai Covid-19,” tutur Sri.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini