1.049 Warga Binaan Beragama Buddha Dapat Remisi Khusus Waisak

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 07 Mei 2020 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 07 337 2210429 1-049-warga-binaan-beragama-buddha-dapat-remisi-khusus-waisak-xKR63gv8w3.jpg Ilustrasi lembaga pemasyarakatan. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memberikan remisi khusus (RK) kepada 1.049 dari 1.948 warga binaan beragama Buddha di seluruh Indonesia pada hari raya Waisak 2564 BE/2020 M ini.

Dari 1.049 penerima RK Waisak, 1.039 narapidana menerima RK I atau pengurangan sebagian dengan rincian 146 orang menerima remisi 15 hari, 578 narapidana mendapat remisi 1 bulan, 211 narapidana memperoleh remisi 1 bulan 15 hari, dan 2 bulan remisi untuk 104 narapidana.

Baca juga: 797 Narapidana di Bali Dapat Remisi Nyepi 

Sementara 10 orang menerima RK II atau langsung bebas usai menerima remisi 1 bulan sebanyak 6 orang, remisi 1 bulan 15 hari sebanyak 2 orang, dan remisi 2 bulan sebanyak 2 orang.

Waisak di wihara Jakarta. (Foto: Dok Okezone/Fadel Prayoga)

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Reynhard Silitonga menegaskan pemberian remisi diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Di antaranya telah menjalani pidana minimal 6 bulan, tidak terdaftar pada register F, serta turut aktif mengikuti program pembinaan di lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan negara.

"Remisi yang diberikan diharapkan dapat memotivasi narapidana untuk mencapai penyadaran diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari. Pemberian remisi juga merupakan wujud negara hadir untuk memberikan perhatian dan penghargaan bagi narapidana untuk selalu berintegritas, berkelakuan baik selama menjalani pidana, tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran yang telah ditentukan," jelas Reynhard dalam keterangannya, Kamis (7/5/2020).

Baca juga: Beri Remisi Khusus Nyepi, Ditjen PAS Hemat Anggaran Setengah Miliar 

Ia memastikan di tengah pandemi corona virus disease (covid-19), hak-hak warga binaan pemasyarakatan seperti pemberian remisi, asimilasi dan integrasi, kunjungan daring, kesehatan, dan lain-lain tetap dilayani.

Bahkan, warga binaan ikut berpartisapi lewat sumbangsih membuat alat pelindung diri, masker, face shield, tiang infus, hand sanitizer, dan lain-lain yang didonasikan untuk tenaga medis dalam penanganan covid-19.

Sementara Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Kemenkumham Yunaedi menjelaskan pemberian RK Waisak 2020 berhasil menghemat anggaran makan narapidana sebanyak Rp606.135.000 dengan rincian Rp599.505.000 dari 1.049 narapidana penerima RK I dan Rp6.630.000 dari 10 narapidana penerima RK II yang langsung bebas.

Narapidana terbanyak mendapat RK Waisak 2020 berasal dari Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara sebanyak 231 orang, Kanwil Kemenkumham Kalimantan Barat sebesar 134 orang, dan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta 127 orang.

Baca juga: 1.152 WBP Beragama Hindu Terima Remisi Khusus Hari Raya Nyepi 2020 

"Pemberian remisi bukan sekadar reward kepada narapidana yang berkelakuan baik serta memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Fakta yang tak kalah penting adalah anggaran negara yang dihemat dengan berkurangnya masa pidana narapidana," jelas Yunaedi.

Pemberian remisi atau pengurangan masa pidana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan (Lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 77, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3614) dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak WBP (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 69, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3846), perubahan pertama Peraturan Pemerintah 28/2006, perubahan kedua Peraturan Pemerintah 99/2012, serta Keputusan Presiden 174 /1999 tentang Remisi.

Berdasarkan data smslap.ditjenpas.go.id per 1 Mei 2020, jumlah narapidana dan tahanan di seluruh Indonesia mencapai 232.691 orang dengan rincian narapidana sebanyak 175.052 orang dan tahanan sebesar 57.639 orang.

Baca juga: Penerima Remisi Imlek 2020 Terbanyak Berasal dari Babel 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini