Kemenag Harap 12 Mei Arab Saudi Sudah Putuskan Kepastian Haji 2020

Tim Okezone, Okezone · Rabu 06 Mei 2020 21:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 06 337 2210298 kemenag-harap-12-mei-arab-saudi-sudah-putuskan-kepastian-haji-2020-WY26dlMHNv.jpg Jamaah haji berwukuf di Padang Arafah (Kemenag)

JAKARTA - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Nizar mengatakan sampai kini belum ada informasi resmi dari pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji 2020. Saudi, sebagaimana Indonesia, saat ini masih fokus pada percepatan penanganan Covid-19 demi keselamatan dan kesehatan warganya.

"Koordinasi kami dengan pihak Konsul Haji KJRI Jeddah, sampai saat ini belum ada keputusan resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Saudi terkait haji tahun ini, apakah jalan atau bagaimana," ujar Nizar di Jakarta, Rabu (6/5/2020).

“Kami terus memantau perkembangan dan menunggu keputusan resmi dari pemerintah Arab Saudi,” sambungnya dalam siaran pers diterima Okezone.

Namun, Nizar berharap, kepastian penyelenggaraan haji 1441 Hijriah sudah diumumkan Saudi sebelum 20 Ramadan atau 13 Mei. Sebab, Saudi akan segera memasuki masa liburan musim panas. "Harapan kami, tanggal 19 Ramadan atau 12 Mei sudah ada keputusan," tutur Nizar.

"20 Ramadan sampai 10 Syawal, Saudi memasuki masa libur musim panas. Jika baru diputuskan setelah libur, maka untuk persiapan terlalu mepet karena operasional haji dimulai bulan Zulqa'dah," lanjutnya.ilustrasi

Nizar (Okezone.com/Widi)

Nizar mengaku mendengar informasi bahwa pemerintah Arab Saudi akan membuka kembali akses Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk Salat Tarawih. Termasuk juga akses masyarakat untuk tawaf sunnah (bukan tawaf umrah).

"Setelah akses kembali dibuka, semoga Saudi segera umumkan kepastian pelaksanaan haji tahun ini, jalan tau tidak," jelasnya.

Nizar menjelaskan bahwa proses persiapan penyelenggaraan haji di Indonesia tetap berjalan. Manasik haji non tatap muka (daring) sudah dilakukan dengan mendesiminasikan video melalui media sosial.

“Saat ini kami mengintensifkan penyebaran video manasik haji melalui media sosial Kementerian Agama agar lebih mudah diakses masyarakat,” ujarnya.

Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Tahap I juga baru ditutup pada 30 April 2020. Total ada 179.584 jemaah haji reguler yang telah melakukan pelunasan.

Kuota Haji Indonesia tahun 2020 berjumlah 221.000. Jumlah ini terdiri dari 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus. “Karena masih ada sisa kuota, akan dibuka pelunasan biaya haji tahap kedua, yaitu dari 12-20 Mei 2020,” tandasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini