Bupati Nonaktif Sidoarjo Segera Diadili Terkait Kasus Suap Pengurusan Proyek

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 06 Mei 2020 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 06 337 2210165 bupati-nonaktif-sidoarjo-segera-diadili-terkait-kasus-suap-pengurusan-proyek-VvGbL7zpC7.jpg Saiful Ilah. (Foto: Okezone.com/Heru)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan berkas penyidikan Bupati nonaktif Sidoarjo, Saiful Ilah. Saiful Ilah merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan sejumlah proyek di Kabupaten Sidoarjo.

Berkas penyidikan Saiful Ilah telah dilimpah KPK ke tahap penuntutan pada hari ini. Hal itu dilakukan setelah berkas penyidikan Saiful Ilah dinyatakan lengkap atau P21.

"Hari ini penyidik KPK melaksanakan tahap II (penyerahan Tersangka dan barang bukti) tersangka Saiful Ilah dikarenakan telah dinyatakan berkas penyidikannya lengkap," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (6/5/2020)

Selama proses penyidikan, KPK berhasil mengantongi keterangan dari 99 saksi. Keterangan dari para saksi tersebut nantinya akan menjadi bahan pembuktian atas perbuatan Saiful Ilah di Pengadilan.

Selain Saiful Ilah, penyidik juga telah melengkapi berkas penyidikan tiga tersangka lainnya. Ketiganya yakni, Kadis PU BMSDA Kabupaten Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih; PPK Dinas PU BMSDA Sidoarjo, Judi Tetrahastoto; serta Kabag ULP, Sanadjihitu Sangadji.

Baca juga: 12.512 Kendaraan Diminta Balik Kanan ke Jakarta Selama 2 Pekan Larangan Mudik

Jaksa penuntut umum pada KPK memiliki waktu 14 hari kerja untuk menyusun surat dakwaan empat tersangka kasus dugaan suapnterkait sejumlah proyek di Sidoarjo tersebut. Rencananya, keempatnya akan disidang di Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya.

Gedung KPK. (Foto: Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

"Persidangan akan dilaksanakan di PN Tipikor Surabaya," kata Ali.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dengan pengurusan proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Keenamnya yakni, Bupati non-aktif Sidoarjo, Saiful Ilah; Kadis PU BMSDA Kabupaten Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih; PPK Dinas PU BMSDA Sidoarjo, Judi Tetrahastoto; Kabag ULP, Sanadjihitu Sangadji; dan dua pihak swasta, Ibnu Ghopur serta Totok Sumedi.

Saiful, Sunarti, Judi, dan Sanadjihitu diduga telah menerima uang suap dari Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi. Suap itu berkaitan dengan pengurusan empat proyek di Dinas PUPR dalam rentang waktu Agustus - September 2019.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini