Eks Anggota DPR I Nyoman Dhamantra Hadapi Sidang Putusan Suap Impor Bawang

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 06 Mei 2020 12:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 06 337 2209973 eks-anggota-dpr-i-nyoman-dhamantra-hadapi-sidang-putusan-suap-impor-bawang-28aPpOyFSr.jpg I Nyoman Dhamantra. (Foto: Sindo)

JAKARTA - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), mengagendakan sidang putusan terhadap mantan anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), I Nyoman Dhamantra, hari ini. Nyoman merupakan terdakwa penerima suap terkait pengurusan izin impor bawang putih.

Selain Nyoman, dua terdakwa lainnya yakni Mirawati Basri dan Elviyanto juga akan menjalani sidang putusan hari ini. Mirawati dan Elviyanto merupakan orang kepercayaan Nyoman yang didakwa ikut menerima suap terkait pengurusan izin impor bawang putih.

Rencananya, sidang putusan terhadap ketiga terdakwa tersebut akan digelar secara virtual. Majelis hakim akan membacakan amar putusannya dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang kemudian disambungkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk didengarkan secara bersama-sama.

"Iya benar hari ini sidang putusan (Nyoman Dhamantra, Mirawati, dan Elviyanto). Iya sidang digelar virtual. Hanya hakim yang di PN," kata Jaksa KPK, M Takdir Suhan saat dikonfirmasi Okezone, Rabu (6/5/2020).

Baca juga: Presiden Jokowi Ingatkan Jajarannya Bergerak Cepat & Tepat Tangani Covid-19

Sebelumnya, jaksa penuntut umum pada KPK menuntut I Nyoman Dhamantra dengan pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsidair enam bulan kurungan. Sedangkan Mirawati Basri dan Elviyantoz masing-masing dituntut tujuh tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsidair enam bulan kurungan.

Gedung KPK. (Foto: Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

Tak hanya itu, Jaksa juga menuntut pidana tambahan terhadap Nyoman Dhamantra berupa pencabutan hak dipilih dalam jabatan publik selama lima tahun, yang dihitung sejak terdakwa rampung menjalani pidana pokoknya.

Jaksa berkeyakinan ketiga terdakwa bersalah karena telah menerima uang sebesar Rp2 miliar terkait pengupayaan pengurusan izin impor bawang putih.

Dalam perkara ini, Nyoman Dhamantra didakwa menerima hadiah berupa uang Rp2 miliar dan janji uang sebesar Rp1,5 miliar. Uang itu dari Direktur PT Cahaya Sakti Argo (CSA) Chandry Suanda alias Afung, dan dua pihak swasta Dody Wahyudi dan Zulfikar.

Uang tersebut diberikan untuk mengupayakan pengurusan Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih di Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI dan Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH) di Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Uang itu diterima Nyoman bersama-sama dengan dua orang tangan kanannya, Mirawati Basri dan Elviyanto.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini