DPR Minta Masyarakat Percayakan Penangkapan Nurhadi ke KPK

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 05 Mei 2020 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 05 337 2209211 dpr-minta-masyarakat-percayakan-penangkapan-nurhadi-ke-kpk-pCcZ2sSykf.jpg

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan meminta masyarakat untuk mempercayakan penangkapan mantan Sekjen Mahkamah Agung (MA) Nurhadi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut dia, penyidik lembaga antirasuah akan bekerja dengan kemampuan terbaiknya dalam memburu Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut.

"Percayakanlah sama KPK, mereka sedang bekerja dengan kemampuan yang terbaik," ujar Arteria dalam keterangannya, Selasa (5/5/2020).

Politikus PDIP itu meminta pihak-pihak yang mengetahui keberadaan Nurhadi untuk disampaikan kepada KPK maupun ke aparat kepolisan.

Arteria memastikan, DPR tak akan memanggil KPK guna membahas pengusutan kasus dugaan gratifikasi kasus yang ada di MA tersebut.

"Kalau memang ada (informasi) ya dilaporkan saja, bisa juga ke aparat kepolisian, toh untuk menangkap buronan itu tidak semata kerja KPK. Kami tidak perlu memanggil, karena baik KPK maupun Komisi III sudah memiliki persepsi yang sama dan kami melihat KPK sudah bekerja maksimal untuk itu," tandasnya.

Sebelumnya, IPW menyebut mantan Sekjen MA Nuhardi sempat terlacak lima kali saat melakukan salat duha di masjid yang berbeda-beda. Namun buronan KPK itu berhasil meloloskan diri saat hendak ditangkap.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane menyebut bahwa sumber pihaknya menyebutkan bahwa lembaga antirasuah dibantu Polri terus berupaya menangkap Nurhadi.

"Setidaknya sudah ada lima mesjid yang terus dipantau. Sumber itu optimis Nurhadi bakal segera tertangkap. IPW berharap, Nurhadi bisa tertangkap menjelang Lebaran, sehingga bisa menjadi hadiah Idul Fitri dari KPK buat masyarakat," kata Neta dalam keterangannya.

Sementara untuk DPO Harun Masiku, IPW belum mendapatkan informasi apa pun. Harun Masiku, kata dia, hilang seperti ditelan bumi.

Ketua KPK Firli Bahuri menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengejar DPO mantan Sekjen MA Nurhadi dan eks caleg PDIP Harun Masiku.

"Kita berkomitmen untuk menyelesaikan perkara korupsi termasuk pekerjaan rumah DPO yang terus kita cari," kata Firli saat dikonfirmasi, Senin 4 Mei 2020.

Firli menegaskan bahwa akan menindaklanjuti setiap informasi yang diterima dari masyarakat. Termaksud informasi dari Ind Police Watch (IPW) yang menyebut Nurhadi sempat terlacak di lima lokasi yang berbeda.

"Setiap informasi yang kami terima, kami tindaklanjuti dan kita lacak dan datangi. Saya tegaskan semua info terkait dugaan keberadaan PR DPO, kita lacak dan kejar," tegasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini