Bansos Terbatas, Warga Mampu Jangan Menerima meski Terdata

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 04 Mei 2020 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 04 337 2208904 bansos-terbatas-warga-mampu-jangan-menerima-meski-terdata-0Z3uUEvR07.jpg Ilustrasi bantuan paket sembako untuk warga terdampak Covid-19/Foto: Okezone

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta kesadaran masyarakat yang sudah mampu meskipun terdaftar sebagai penerima untuk menolak bantuan sosial (bansos). Sehingga, bansos tersebut bisa dialihkan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan.

"Saya mohon kesadaran masyarakat untuk mereka yang sebetulnya sudah tidak terlalu membutuhkan agar undur diri. Sehingga namanya tidak ada dalam daftar dan dialihkan kepada mereka yang memang lebih membutuhkan," kata Muhadjir di Jakarta, Senin (4/5/2020).

Menurut Muhadjir, Bansos yang diberikan kepada masyarakat sangat terbatas. Meskipun banyak pihak yang memberikan kontribusinya.

"Saya mohon kesadarannya kepada warga masyarakat bagaimanapun jumlah bantuan ini sangat terbatas walaupun dari berbagai sumber baik dari pemerintah daerah, Kementerian Sosial, Kementerian Desa, dan Kementerian Pertanian. Tapi tetap akan tidak cukup," jelas dia.

Dia pun meminta agar RT/RW, Kepala Desa atau Kepala Kelurahan dapat turun langsung ke lapangan, guna mendata siapa saja masyarakat yang benar-benar membutuhkan bansos ini.

"Memang datanya terus berubah-ubah karena data ini baru diambil dari lapangan bukan data yang sudah tetap dalam DTKS (data terpadu kesejeahteraan sosial)," tegas dia.

Lebih jauh dia memastikan bahwa penyaluran bansos Presiden untuk warga DKI Jakarta hampir rampung dilakukan. Sampai saat ini percepatan penyaluran bansos Presiden sudah berkembang pesat.

"Perkembangannya sangat pesat. Jadi upaya kami mempercepat dan menjamin ketepatan sasaran itu sudah lumayan bagus," terang Muhadjir.

(fmh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini