Korlantas Pertebal Pengamanan Pos Sekat Larangan Mudik saat H-7 Lebaran

Puteranegara Batubara, Okezone · Minggu 03 Mei 2020 18:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 03 337 2208565 korlantas-pertebal-pengamanan-pos-sekat-larangan-mudik-saat-h-7-lebaran-8mK4qIwG6Y.jpg Kakorlantas Irjen Istiono (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyatakan siap melakukan antisipasi dengan mempertebal pengamanan di pos-pos sekat larangan mudik akibat pandemi Covid-19 atau virus corona, saat memasuki seminggu menjelang hari raya Lebaran atau H-7.

"Kemungkinan H-7, kami antisipasi untuk itu (lonjakan pemudik). Dengan bentuk penguatan personel di pos-pos," kata Kakorlantas Irjen Istiono saat meninjau jalannya operasi ketupat 2020 di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/5/2020).

Meskipun secara persentase pemudik mengalani penurunan, Istiono menekankan segala bentuk antisipasi adanya lonjalan warga saat H-7 tetap dilakukan lantaran masih adanya keinginan masyarakat untuk mudik.

Istiono menjelaskan, data itu didapatkan setelah melakukan pemantauan langsung di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kendati demikian, polisi sabuk putih di pos sekat tetap melakukan pemeriksaan ketat kepada seluruh kendaraan menyusul kebijakan larangan mudik dari pemerintah.

"Jadi evaluasinya keinginan mudik masyarakat masih aja ada biarpun persentasenya makin hari makin turun dan angka-angka itu," ucap Istiono.

Menurut Istiono, penjagaan di pos-pos sekat dewasa ini sudah dilaksanakan secara maksimal. Personel dikerahkan mulai dari tingkat Polres hingga Polda.

"Pelaksanaan pos penyekatan cek poin telah dilaksanakan secara maksimal. Baik pelaksanaan cek poin tingkat Polres sampai Polda baik di tol maupun arteri semua dilaksanakan all out secara 24 jam oleh petugas dilapangan instansi terkait sambil lakukan pemeriksaan kesehatan termasuk memeriksa suhu badan, membagi masker, diimbau jaga jarak dan cuci tangan ini penting selalu di dengungkan terus," papar Istiono.

Baca Juga : Pemerintah Ungkap 'Senjata Ampuh' untuk Akhiri Covid-19 pada Juni 2020

Hingga saat ini, Istiono menyebut sudah ada 23 ribu kendaraan warga yang kedapatan nekat melakukan mudik di tengah pandemi Covid-19.

"Tentunya penguatan tetap apa yang ada sekarang, dilakukan dan konsisten kami lakukan all out," tutup Istiono.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini