Kelabui Petugas, Empat Pemudik Sembunyi di Minibus Diangkut Truk Towing

Tim Okezone, Okezone · Minggu 03 Mei 2020 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 03 337 2208500 kelabui-petugas-empat-pemudik-sembunyi-di-minibus-diangkut-truk-towing-h4TPSE10EX.jpg Truk towing membawa minibus di dalamnya ada orang diduga pemudik (Foto korlantas.polri.go.id)

JAKARTA – Aksi kelabui petugas agar lolos mudik ke kampung halaman masih terjadi di lapangan. Aparat di Kota Semarang menemukan ada pemudik yang berusaha melintasi Ibu Kota Jawa Tengah itu dengan modus menggunakan truk towing.

Truk tersebut membawa satu minibus yang di dalamnya berisi empat orang diduga pemudik. Uniknya, minibus itu ditutupi terpal sehingga terlihat seperti tak ada orang di dalamnya.

Mulanya truk towing itu melaju seperti biasa. Tiba-tiba disetop petugas gabungan di Pos Pengamanan Chek Poin Taman Unyil Semarang. Petugas kemudian memeriksanya dan membuka terpal yang menutupi minibus dibawa truk tersebut. Benar saja di dalam minibus ada empat orang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro Martanto mengatakan, minibus tersebut langsung diminta putar balik, seperti dikutip dari laman resmi Korlantas Polri, Minggu (3/5/2020).ilustrasi

Menurutnya petugas tak sempat menanyakan tujuan keempat orang dalam minibus yang diangkut truk towing, karena saat itu arus lalu lintas di lokasi padat. Truk tersebut kemudian kembali putar balik ke arah Kota Semarang.

Sementara Kepala Korlantas Polri Irjen Istiono mengatakan pihak masih terus mengawasi 24 jam agar orang-orang tidak mudik.

"Saya melihat pos-pos kita ini harus dijaga 24 jam penuh dengan shift yang harus diatur karena harus berjaga mencegah orang yang akan mudik sekaligus memberikan imbauan pencegahan Covid 19," ujar Istiono di Jakarta seperti dikutip dari iNews.id.

Dia mengaku di lapangan masih ada pemudik berupaya mengelabui petugas. "Beberapa fenomena yang terjadi dalam mudik ini, banyak yang masih melakukan pengelabuan terhadap petugas di lapangan," ujarnya.

Sementara hingga hari kedelapan penerapan larangan mudik, sebanyak 21.000 kendaraan diarahkan memutar balik. "Harapannya, semakin hari tidak ada lagi yang berminat mudik untuk mencegah Covid-19," katanya.

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini