Mendikbud Nadiem Ungkap Hikmah Corona pada Peringatan Hardiknas 2020

Fahreza Rizky, Okezone · Sabtu 02 Mei 2020 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 02 337 2208092 mendikbud-nadiem-ungkap-hikmah-corona-pada-peringatan-hardiknas-2020-FGTGLTsCJT.jpg Mendikbud RI, Nadiem Anwar Makarim (Foto: Okezone.com/Dede Kurniawan)

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2020, Sabtu (2/5/2020). Upacara tersebut digelar secara terbatas mengikuti protokol kesehatan yang berlaku di tengah pandemi corona.

Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim mengatakan, pandemi corona telah menghadirkan hikmah dan pembelajaran bagi semua orang. Di antaranya ialah menerapkan metode belajar secara daring atau online.

"Untuk pertama kalinya guru-guru melakukan pembelajaran lewat online, menggunakan tool-tool baru," ucapnya saat memimpin upacara Hardiknas 2020 secara virtual.

Nadiem berujar, semua pihak kini menyadari pembelajaran bisa terjadi di manapun. Orangtua untuk pertama kalinya menyadari betapa sulitnya tugas guru. Selain itu orangtua juga tahu betapa sulitnya mengajar anak secara efektif. Atas pembelajaran itulah muncul rasa empati terhadap para guru.

"Menimbulkan empati kepada para guru yang tadinya mungkin belum ada," jelas dia.

Guru, siswa dan orangtua juga bisa menyadari pendidikan bukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan di sekolah. Menurut Nadiem, pendidikan efektif itu membutuhkan kolaborasi dari ketiga pihak tersebut.

"Tanpa kolaborasi, pendidikan efektif tidak mungkin terjadi," tukasnya.

Kegiatan Belajar Mengajar

Pandemi corona atau Covid-19 memberikan pelajaran betapa pentignya menjaga kebersihan dan solidaritas sosial di antara masyarakat. Nadiem berharap hal positif ini dapat terus dikembangkan di masa selanjutnya, tak terbatas ketika krisis saja.

"Kita kembangkan bukan hanya di masa krisis ini, tapi juga di masa krisis sudah berlalu," tuturnya.

"Belajar memang tak selalu mudah tapi ini saatnya kita berinovasi, bereksperimentasi, saatnya kita mendengar hati nurani kita dan belajar dari Covid-19 agar kita jadi masyarakat yang lebih baik di masa depan," tutup Nadiem.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini