ODP Corona RI 233.120 Jiwa, PDP 22.123 Orang

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 01 Mei 2020 16:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 01 337 2207834 odp-corona-ri-233-120-jiwa-pdp-22-123-orang-7c7EVuJPgh.jpg Pemeriksaan suhu tubuh (Okezone.com/Dede)

JAKARTA - Pemerintah menyatakan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) virus corona di Indonesia 233.120 jiwa, sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) 22.123 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, data itu tercatat, Jumat (1/5/2020) per pukul 12.00 WIB. “ODP ada 233.120 orang dan PDP ada 22.123 orang,” katanya dalam konfrensi pers daring di Graha BNPB, Jakarta Timur.

Yurianto menuturkan saat ini kasus pasien positif corona sudah tersebar di 34 provinsi dan 318 kabupaten/kota.

Sementara itu, pasien positif corona di Indonesia hari ini bertambah 433 orang sehingga totalnya menjadi 10.551 orang. Pasien sembuh bertambah 69 sehingga menjadi 1.591 orang. Yang meninggal dunia bertambah 8 jadi 800 orang.ilustrasi

Yurianto mengajak masyarakat untuk disiplin dalam mencegah penyebaran corona, karena itu satu-satu kunci.

Dia mengimbau agar masyarakat tetap di rumah, jika pun terpaksa keluar maka harus menggunakan masker. Kemudian tidak mudik karena tak ada jaminan seseorang bebas dari corona, bisa jadi terpapar tapi gejala ringan sehingga terlihat sehat.

Kasus corona pertama kali ditemukan di Indonesia, pada Senin 2 Maret 2020. Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat terinfeksi virus corona. Setelah itu, dari hari ke hari angkanya terus bertambah sampai hari ini.

Pemerintah sudah menyatakan Indonesia berstatus darurat kesehatan dan corona jadi bencana nasional. Tanggap darurat bencana berlangsung hingga 29 Mei 2020.

Dalam memutuskan penyebaran Covid-19, pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk daerah-daerah yang masuk zona merah.

Pemerintah juga sudah melarang mudik sejak 24 April 2020, karena pergerakan masyarakat dari satu zona ke zona lain memperbesar risiko percepatan penyebaran corona.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini