Begini Bentuk Perayaan May Day 2020 di Tengah Pandemi Covid-19

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 01 Mei 2020 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 01 337 2207624 begini-bentuk-perayaan-may-day-2020-di-tengah-pandemi-covid-19-5PcWAolLTh.jpg Demo buruh menolak RUU Ciptaker (Okezone.com/Fahreza)

JAKARTA - Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) yang terdiri dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) tetap memperingati May Day, Jumat (1/5/2020).

Bentuknya adalah bakti sosial dengan memberikan hazmat atai alat pelindung diri (APD) tenaga medis lengkap ke rumah sakit dan klinik. Di antaranya di rumah sakit di tangerang akan dipimpin oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, di rumah sakit di Bekasi akan dipimpin oleh Presiden KSPI Said Iqbal, dan rumah sakit di Jakarta akan dipimpin oleh Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban.

Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan, selain bakti sosial, KSPI juga akan melakukan aksi virtual kampanye di media sosial untuk menyuarakan tiga isu May Day. Ketiga isu tersebut adalah, tolak Omnibus Law, setop pemutusan hubungan kerja (PHK), dan liburkan buruh dengan upah dan tunjangan hari raya (THR) 100%.

“KSPI juga akan melakukan pemasangan spanduk di perusahaan dan tempat-tempat strategis terkait dengan tiga isu di atas. Termasuk seruan dan ajakan agar masyarakat bersama-sama memerangi covid-19,” katanya dalam siaran pers.ilustrasi

Hal yang lain, KSPI juga akan melakukan kegiatan bertajuk ‘Penggalangan Dana Buruh for Solidaritas Pangan dan Kesehatan’. Di beberapa daerah, tambah Said Iqbal, juga akan dibuka lumbung pangan, dengan mengumpulkan, menyediakan bahan makanan untuk masyarakat sekitar.

Tak Ada Demo

Massa buruh tak akan turun ke jalan berunjuk rasa seperti saat May Day tahun-tahun sebelumnya.

Pemprov DKI Jakarta melarang segara bentuk kerumunan termasuk demo selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang masih berlangsung hingga 22 Mei 2020, untuk memutuskan mata rantai sebaran virus corona.

Polda Metro Jaya memastikan bahwa tak ada demo buruh di wilayah hukumnya hari ini. Pada May Day tahun-tahun sebelumnya, massa buruh tumpah ruah ke Ibu Kota berunjuk rasa menyampaikan aspirasi dan tuntutan kesejahteraan.

"Hasil komunikasi dengan kawan-kawan serikat buruh, mereka tidak akan melaksanakan aksi di tahun ini, karena situasi pamdemi covid-19, jadi diputuskan tidak akan turun ke jalan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi Okezone.

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini