Tutut Soeharto Tegaskan Kembali Ibu Tien Meninggal Bukan Tertembak

Qur'anul Hidayat, Okezone · Kamis 30 April 2020 15:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 30 337 2207334 tutut-soeharto-bantah-ibu-tien-meninggal-akibat-tertembak-adiknya-4Dbt0FQiNR.PNG Ibu Tien Soeharto dan Tutut. (Foto: Instagram @tututsoeharto)

JAKARTA – Siti Hardijanti Rukmana atau karib disapa Tutut Soeharto mengklarifikasi kabar yang beredar sejak lama, bahwa sang ibu, Tien Soeharto meninggal dunia karena tertembak oleh adik-adiknya. Ibu Tien, istri Presiden ke-2 RI, Soeharto meninggal dunia pada 28 April 1996.

Tutut di akun Instagram-nya, @tututsoeharto mengungkapkan keheranannya soal munculnya isu ini. Tadinya dia akan mendiamkan saja, namun ketenangannya terusik karena cerita bohong terus diulang.

“Sebelum Allah memanggil saya, masyarakat harus tahu kebenarannya. Dan alhamdulillah sekarang ada medsos, yang alhamdulillah sayapun ikut aktif di sana. Siapapun yang membuat cerita itu, dan siapapun yang ikut menyebarkan, kami serahkan pada Allah untuk menilainya. Karena kami meyakini, bahwa Allah adalah Hakim Yang Maha Adil,” tulis Tutut, seperti dikutip Okezone, Kamis (30/4/2020).

View this post on Instagram

Lalu saya mendengar berita tersebar, bahwa ibu wafat karena tertembak oleh adik-adik saya. Saya heran, siapa manusia yang tega menyebarkan berita keji tersebut. Demi Allah, apa yang bapak ceritakan, itu yang terjadi. Tadinya saya akan diamkan saja. Tapi rasanya berita itu semakin diulang-ulang ceritanya oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sebelum Allah memanggil saya, masyarakat harus tahu kebenarannya. Dan alhamdulillah sekarang ada medsos, yang alhamdulillah sayapun ikut aktif di sana. Siapapun yang membuat cerita itu, dan siapapun yang ikut menyebarkan, kami serahkan pada Allah untuk menilainya. Karena kami meyakini, bahwa Allah adalah Hakim Yang Maha Adil. Tulisan selengkapnya dapat dilihat di: https://www.tututsoeharto.id/24-tahun-yang-lalu/

A post shared by Tutut Soeharto (@tututsoeharto) on Apr 29, 2020 at 10:12am PDT

Tutut mengulang cerita sang ayah, Soeharto tentang detik-detik meninggalnya almarhumah. Cerita itu diunggahnya di laman tututsoeharto.id dan diberi judul “24 Tahun yang Lalu”.

Tutut bercerita, di tanggal ibunya meninggal dunia, dia sedang memimpin organisasi donor darah dunia di Prancis dan di London. Saat itu dia menjabat sebagai Presiden Donor Darah Dunia.

Setelah kembali ke Jakarta, Tutut bersama Soeharto berada satu mobil menuju makam di Giribangun. Di sanalah Soeharto bercerita padanya tentang keluhan almarhumah sebelum meninggal.

"Ibumu pagi itu, mengeluh," kata Soeharto sebagaimana ditulis Tutut.

Ibu Tien mengeluh sesak napas. Namun saat ditanyakan bagian tubuh mana yang sakit, almarhumah menjawab "ora ono (tidak ada)".

(Foto: Istimewa)

Soeharto lantas merebahkan istrinya dengan bantal yang agak tinggi. Setelahnya, ambulans dipanggil untuk membawa Ibu Tien ke rumah sakit.

"Di dalam perjalanan, ibumu sudah tidak sadar. Sampai di rumah sakit, semua dokter sudah berusaha untuk membantu ibumu. Tapi, Allah berkehendak lain," kata Soeharto.

Tutut mengatakan, kematian Ibu Tien begitu berat bagi ayahnya. Keduanya tak pernah berjauhan karena salijng mencinta, saling mendukung dan saling membantu.

"Lalu saya mendengar berita tersebar, bahwa ibu wafat karena tertembak oleh adik-adik saya. Saya heran, siapa manusia yang tega menyebarkan berita keji tersebut. Demi Allah, apa yang bapak ceritakan, itu yang terjadi. Tadinya saya akan diamkan saja. Tapi rasanya berita itu semakin diulang-ulang ceritanya oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," tulis Tutut. (qlh)

(amr)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini