Romahurmuziy Bebas, PPP: Enggak Ada yang Istimewa

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 30 April 2020 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 30 337 2207076 romahurmuziy-bebas-ppp-enggak-ada-yang-istimewa-PV70ScMmho.jpg Mantan Ketum PPP, M Romahurmuziy (Foto: Okezone.com/Heru Haryono)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani menyebut bebasnya mantan Ketum PPP, M Romahurmuziy dari Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya sebuah pelaksanaan aturan hukum pidana dan tidak ada yang istimewa.

“PPP melihat dikeluarkannya MR (M Rommahurmuziy) dari Rutan KPK hanya soal pelaksanaan aturan hukum acara pidana biasa saja dan enggak ada yang istimewa,” kata Arsul kepada Okezone melalui pesan singkatnya di Jakarta, Kamis (30/4/2020).

(Baca Juga: Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Pengobatan Herbal Cina Huo Xiang Zheng Qi Ye Atasi Covid-19)

Romi bebas dari jeruji besi menyusul keluarnya putusan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta yang mengabulkan upaya hukum bandingnya. Sehingga masa hukuman Romi dipotong satu tahun dari putusan Pengadilan Tipikor yang menghukumnya 2 tahun penjara.

Baca juga: KPK Fokus Tempuh Kasasi Putusan PT DKI Meski Romi Sudah Bebas

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK telah mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) setelah keluarnya putusan PT DKI Jakarta pada Senin, 24 April 2020.

M Romahurmuziy

Menurut Arsul, bebasnya Romi pun sesuai dengan aturan hukum pidana atau sebagaimana yang tertuang Pasal 253 KUHAP. Apalagi, Romi terhitung sudah menjalani hukuman tepat selama 1 tahun, sehingga selama belum ada putusan Kasasi Romi harus dilepaskan.

“Buku II MA yang terkait dengan pedoman teknis peradilan pidana kan memang mengatur bahwa terdakwa yang masa penahanannya sama dengan pidana penjara yang ada dalam vonis hakim, maka harus dilepaskan dulu sampai dengan adanya putusan atas upaya hukum yang sedang berjalan dalam hal ini kasasi,” tutur Arsul.

Maka dari itu, anggota Komisi III DPR RI itu menekankan, bebasnya Romi yang merupakan tersangka kasus dugaan suap jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) tadi malam memang pelaksanaan dari aturan yang ada.

“Karena tepat jam 12.00 malam MR telah menjalani penahanan selama satu tahun,” jelas Arsul.

Sebagaimana diketahui Romi bebas dari jeruji besi KPK sekira pada Rabu 29 April pukul 21.30 WIB dengan didampingi kuasa hukumnya, Maqdir Ismail. Dalam tayangan video yang diterima Okezone, Romi keluar dari Rutan KPK dengan mengenakan baju koko berwarna putih. Namun, ia keluar tanpa mengenakan masker pada wajahnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini