Wali Kota Tanjungpinang Wafat karena Corona, Roda Pemerintahan Dijalankan Plt

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 29 April 2020 10:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 29 337 2206500 wali-kota-tanjungpinang-wafat-karena-corona-roda-pemerintahan-dijalankan-plt-Y3xrlWV7Aa.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona (Covid-19). Alhasil, roda pemerintahan di sana pun akan dipimpin oleh Rahma, selaku Wakil Wali Kota Tanjungpinang.

Wakil Wali Kota otomatis menjadi Pelaksana Tugas (Plt) kepala daerah bila Wali Kota berhalangan tetap. Berhalangan tetap dalam konteks ini yaitu meninggal dunia.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik mengatakan, ketentuan itu diatur dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Pemd).

"Iya, sesuai ketentuan Pasal 65-66 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemda. Bila KDH berhalangan, maka Wakil KDH menjadi Plt. KDH," kata Akmal saat dikonfirmasi Okezone di Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Baca juga: Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Tanjungpinang Meninggal Dunia

Akmal menuturkan, Kemendagri sudah mengingatkan hal ini kepada Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto. Oleh sebab itu, ia berharap roda pemerintahan di Tanjungpinang tetap berjalan normal.

"Sudah kita ingatkan kepada Plt Gubernur Kepri," jelas Akmal.

Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa 28 April 2020, setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUP Raja Ahmad Thabib. Politikus Partai Gerindra itu terinfeksi virus corona atau Covid-19.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini