Perlihatkan Tersangka ke Publik, ICW Nilai KPK Ingin Beda

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 28 April 2020 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 28 337 2206004 perlihatkan-tersangka-ke-publik-icw-nilai-kpk-ingin-beda-i1s1gXx3WZ.jpg Pimpinan KPK sedang mengumumkan dua tersangka baru dalam kasus suap Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim (Foto: Tangkapan layar konferensi KPK/iNews)

JAKARTA - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menilai, konferensi pers dengan cara memperlihatkan tersangka ke publik saat konferensi pers bukan merupakan kebiasaan yang ada di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meski demikian, ia memaklumi langkah yang dilakukan lembaga antirasuah itu. Pasalnya, saat ini pimpinan KPK memang ingin selalu terlihat berbeda dari rezim-rezim sebelumnya.

"Misalnya, rezim sebelumnya sering melakukan penindakan dan kerap berhasil membongkar skandal korupsi dengan nilai kerugian keuangan negara yang besar. Sedangkan, rezim kepemimpinan Firli sangat minim melakukan penindakan, kerap menimbulkan kontroversial, dan terkesan takut menghadapi para koruptor, seperti Harun Masiku dan Nurhadi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2020).

Baca Juga: Tangkap Ketua DPRD Muara Enim, Firli : KPK Kerja Senyap, Tak Koar-Koar di Media 

KPK

Kurnia menilai, tindakan mempertontonkan tersangka lazim diihat pada institusi penegak hukum lain. Ia pun tetap memaklumi langkah KPK yang memperlihatkan tersangka Ketua DPRD Muara Enim Aries HB (AHB) dan Plt Kadis PUPR Muara Enim Ramlan Suryadi (RS) saat konferensi pers.

"Karena toh juga sampai saat ini Firli tidak pernah menyatakan mundur dari institusinya terdahulu. Jadi, wajar saja kebiasaan-kebiasaan lama yang bersangkutan masih dibawa-bawa ke KPK. Ini sekaligus menggambarkan bahwa Firli Bahuri belum memahami sepenuhnya kebiasaan-kebiasaan yang ada di KPK itu sendiri," tuturnya.

Menurut dia, penangkapan tersebut sebenarnya bukan merupakan prestasi yang membanggakan. Sebab, kasus ini merupakan pengembangan dari penyelidikan yang telah dilakukan oleh pimpinan KPK sebelumnya.

"Publik akan bangga ke KPK jika Firli Bahuri dapat menangkap Harun Masiku, Nurhadi, Sjamsul Nursalim, Itjih Nursalim, melanjutkan kasus bailout Bank Century, dan menuntaskan kasus pengadaan KTP-Elektronik," tandasnya.

Baca Juga: KPK Umumkan Ketua DPRD dan Plt Kadis PUPR Muara Enim Tersangka Suap

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini