Mahfud MD Ingatkan Polisi Terkait Kasus Ravio Patra

Muhamad Rizky, Okezone · Sabtu 25 April 2020 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 25 337 2204743 mahfud-md-ingatkan-polisi-terkait-kasus-ravio-patra-4Ib11fm0Gw.jpg Menko Polhukam, Mahfud MD (foto: ist)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengingatkan aparat kepolisian untuk berhati-hati dalam menangkap seseorang jika belum memiliki bukti yang kuat.

Hal tersebut disampaikan Mahfud terkait penangkapan terhadap peneliti kebijakan publik Ravio Patra pada Rabu 22 April 2020 lalu lantaran dituduh menyiarkan berita onar dan ujaran kebencian.

"Pelajaran untuk aparat kalau tidak ada bukti yang kuat anggap saja itu sebagai kritik, tapi kalau sudah membahayakan pancing dulu siapa ini yang buat ambil mungkin akan muncul yang buat," kata Mahfud dalam siaran video, Sabtu (25/4/2020).

 penangkapan

Mahfud juga mengingatkan, masyarakat untuk lebih peduli dalam menjaga akun di era digital saat ini. Sebab menurutnya setiap orang bisa dengan mudah meretas akun orang lain.

"Untuk mas Ravio dan kawan-kawan kita semua hati-hati menjaga hape kita agar tidak bisa diretas orang akun kita, itu harus dijaga supaya tak mudah diretas karena biasanya orang orang yang brutal itu kalau ingin menyembunyikan diri salah satunya dengan cara meretas punya orang," bebernya.

Sebelumnya, Ravio ditangkap pihak kepolisian di kawasan Menteng, Jakarta Selatan pada Rabu 22 April 2020. Ia ditangkap berawal dari laporan DR yang mengaku telah menerima pesan Whatsapp untuk melakukan panjarahan.

Berdasarkan penelusuran kepolisian, penyebar pesan tersebut dari nomor Ravio. Ia kemudian ditangkap oleh jajaran kepolisian.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini