Kapolri: Pembangunan SDM Unggul Diperlukan di Kepolisian

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 23 April 2020 21:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 23 337 2203985 kapolri-pembangunan-sdm-unggul-diperlukan-di-kepolisian-Um2TCpKO6H.jpg Kapolri, Jenderal Idham Aziz (foto: ist)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis menyatakan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) Polri saat ini berjumlah sekitar 500 ribu personel tersebar di seluruh pelosok tanah air. Menurut Idham, hal itu perlu dikelola secara lebih strategis dan profesional sejalan dengan salah satu sasaran program penting Polri membangun manusia unggul di lingkungan Lembaga Kepolisian.

Hal itu disampaikan Kapolri Idham dalam testimoninya di buku berjudul 'Paradigma Baru Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi', yang diluncurkan oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Eko Indra Heri.

"Pembangunan SDM yang unggul di lembaga kepolisian merupakan aset penting, mengingat amanah yang diberikan negara kepada Polri untuk menjaga, menciptakan dan mewujudkan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat," kata Idham, Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Menurut Idham, dengan terwujudnya, kualitas SDM yang unggul, maka tugas personel Korps Bhayangkara dirasakan dampak positifnya di tengah masyarakat Indonesia.

"Untuk mewujudkan tugas pokok Polri tersebut tentunya membutuhkan SDM yang unggul, profesional, dan berintegritas tinggi sehingga mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di bidang keamanan dan ketertiban," papar Idham.

 Kapolri

Sementara itu, Eko menuturkan bahwa, buku terbitannya tersebut ditujukan untuk memberikan penekanan cara pandang baru dalam manajemen sumber daya manusia organisasi, mengingat perubahan dan dinamika lingkungan eksternal organisasi yang begitu cepat.

"Sehingga diperlukan kualitas sumber daya manusia unggul yang mampu beradaptasi terhadap berbagai perubahan," kata Eko dalam peluncuran buku tersebut.

Dalam penerbitan tersebut, buku itu terdiri 11 Bab yang mengulas secara tajam bagaimana mewujudkan kualitas manusia guna menghadapi serta mampu beradaptasi dengan segala bentuk inovasi dewasa ini.

Menurut Eko, buku itu juga membahas tentang konsep, urgensi, komponen Manajemen SDM dari perspektif human capital. Kemudian, membahas tentang evolusi manajemen SDM dengan menekankan kepada pergeseran paradigma personnel management menuju human resource management.

Buku tersebut, juga membahas tentang Peran SDM dalam perspektif Birokrasi dan Otonomi Daerah terutama menyangkut fenomena permasalahan kesiapan SDM dalam otonomi daerah.

Selanjutnya, pembahasan tentang pentingnya perencanaan SDM dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi, karena perencanaan strategis SDM merupakan bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dengan pencapaian tujuan organisasi.

Selain itu, buku ini juga membahas soal tantangan menghadapi era industri 4.0, bagaimana strategi dan dampak dari kemajuan itu.

"Soal perspektif kontemporer dalam manajemen SDM membahas tentang pengembangan SDM berbasis kompetensi, Human Resources Scorecard suatu paradigma baru dalam pengukuran kontribusi SDM terhadap organisasi, bagaimana membangun 'customer-driven organization' yang mengedepankan pentingnya kepuasan masyarakat sebagai pelanggan organisasi," tutup Eko.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini