Di Tengah Pandemi Covid-19, Pemerintah 'Gaungkan' Ancaman DBD

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 22 April 2020 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 22 337 2203262 di-tengah-pandemi-covid-19-pemerintah-gaungkan-ancaman-dbd-7hILFdhQVe.jpg Foto Istimewa

JAKARTA - Pemerintah Indonesia terus 'menggaungkan' ancaman bahaya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), saat memasuki musim pancaroba yang terjadi di tengah pandemi Covid-19 atau virus corona dewasa ini.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengungkapkan, kasus DBD pada musim pancaroba akan terus menunjukan tren positif. Oleh sebab itu, akan semakin memberatkan apabila meningkatnya DBD di tengah pandemi corona.

"Ancaman demam berdarah saat ini. Kita berhadapan dengan meningkatnya kasus demam berdarah," kata Yurianto dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Rabu (22/4/2020).

 DBD

Sebab itu, Yurianto mengajak masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Hal tersebut bisa dimulai dari lingkup yang paling kecil, yakni di rumah bersama keluarga.

"Melakukan pemberantasan sarang nyamuk di rumah kita bersama keluarga kita untuk menyelamatkan keluarga, menyelamatkan tetangga, menyelamatkan lingkungan, dan menyelamatkan bangsa Indonesia," ujar Yurianto.

Disisi lain, Yurianto juga terus mensosialisasikan agar masyarakat meningkatkan imunitas diri, tidak panik, hingga istirahat yang cukup. Kemudian, dia tak lupa mengingatkan agar masyarakat teratur cuci tangan dan tetap menggunakan masker.

"Mari kita lawan COVID-19 dengan meningkatkan imunitas diri, sabar dan tenang, tidak panik, istirahat yang cukup dan teratur cara masker tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, gotong royong dan bersatu melawan Covid-19 dari pusat sampai ke desa dan RT ,RW, dan keluarga," tutup Yurianto.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini