Penjelasan Seskab Terkait Mundurnya Belva Devara sebagai Stafsus Presiden

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 21 April 2020 20:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 21 337 2202778 penjelasan-seskab-terkait-mundurnya-belva-devara-sebagai-stafsus-presiden-xC3qvomKjH.jpg Seskab Pramono Anung (Foto: Okezone)

JAKARTA - Staf Khusus Presiden RI, Adamas Belva Syah Devara mengundurkan diri dari jabatannya. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menerima surat pengunduran diri dari CEO Ruang Guru itu.

"Memang benar, Presiden sudah menerima surat pengunduran diri dari Staf Khusus Presiden, saudara Adamas Belva Syah Devara," kata Sekretaris Kabinet, Pramono Anung kepada wartawan, Selasa (21/4/2020).

Pramono menuturkan, Jokowi menerima pengunduran diri Belva dan memahami alasan pengunduran dirinya itu.

"Dari awal Bapak Presiden menginginkan anak-anak muda yang berpotensi seperti Belva untuk bergabung dalam pemerintahan sehingga bisa berkontribusi dengan gagasan-gagasan inovatif, kreatif sekaligus memberikan ruang belajar bagi anak-anak muda terkait tata kelolaa pemerintahan," tuturnya.

Baca Juga: Polemik Kartu Pra-Kerja dan Ruangguru, Belva Devara Mundur sebagai Staf Khusus Presiden 

Belvara Devara Foto: Instagram

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan keikutsertaan Ruang Guru dalam Kartu Prakerja sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku dan tidak ada konflik kepentingan di dalamnya.

"Terkait dengan keikutsertaan Ruang Guru dalam Kartu Prakerja, seperti sudah dijelaskan oleh Menko Perekonomian bahwa proses verifikasi mitra Prakerja sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku, dan tidak ada keterlibatan yang memunculkan konflik kepentingan dalam hal ini," tutur Pramono.

Tulis Surat Terbuka

Belva menuliskan surat terbuka setelah mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Jokowi. Menurut dia surat tersebut telah disampaikan ke Kepala Negara pada 15 April 2020, kemudian disampaikan langsung kepada Jokowi pada 17 April 2020.

"Pengunduran diri tersebut telah saya sampaikan dalam bentuk surat kepada Bapak Presiden tertanggal 15 April 2020, dan disampaikan langsung ke Presiden pada tanggal 17 April 2020," ucap Belva melalui suratnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Setujui Pengunduran Diri Staf Khusus Belva Devara 

Berikut isi surat terbuka Bela Devara:

Semoga di masa pandemi ini kita diberikan kesehatan dan kekuatan dari Allah yang Maha Penyayang.

 

 

 

Berikut ini saya sampaikan informasi terkait pengunduran diri saya sebagai Staf Khusus Presiden. Pengunduran diri tersebut telah saya sampaikan dalam bentuk surat kepada Bapak Presiden tenanggal 15 April 2020, dan disampaikan langsung ke Presiden pada tanggal 17 April 2020.

 

 

 

Seperti yang telah dijelaskan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian dan Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja (PMO), proses verifikasi semua mitra Kartu Prakerja sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku, dan tidak ada keterlibatan yang memunculkan konflik kepentingan. Pemilihan pun dilakukan Iangsung oleh peserta pemegang Kartu Prakerja.

 

 

 

Namun, saya mengambil keputusan yang berat ini karena saya tidak ingin membuat polemik mengenai asumsi atau persepsi publik yang bervariasi tentang posisi saya sebagai Staf Khusus Presiden menjadi berkepanjangan, yang dapat mengakibatkan terpecahnya konsentrasi Bapak Presiden dan seluruh jajaran pemerintahan dalam menghadapi masalah pandemi COVID-l9.

 

 

 

Saya berterima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang telah memahami dan menerima pengunduran diri saya.

 

 

 

Walau singkat, sungguh banyak pengalaman dan pelajaran yang saya dapatkan dari pekerjaan sebagai Stafsus Presiden. Saya merasakan betul bagaimana semangat Bapak Presiden Jokowi dalam membangun bangsa dengan efektlf, eflsien, dan transparan. Sehingga di manapun saya berada, di posisi apapun saya bekerja, saya berkomitmen mendukung Presiden dan Pemerintah untuk memajukan NKRI.

 

 

 

Dengan ini, saya juga ingin menjelaskan bahwa saya tidak dapat merespon pertanyaan-pertanyaan media dalam beberapa hari terakhir karena saya ingin fokus dalam menyelesaikan hal ini terlebih dahulu. Terima kasih untuk teman-teman yang telah menghormati dan menghargai keputusan saya tersebut.

 

 

 

Semoga kita semua bisa segera keluar dari masalah pandemi yang berat ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini