Marak Begal, Ketua MPR Minta Polri Tingkatkan Patroli Rutin di Wilayah PSBB

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 20 April 2020 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 20 337 2202185 marak-begal-ketua-mpr-minta-polri-tingkatkan-patroli-rutin-di-wilayah-psbb-LO0IXKmjqE.jpg Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet, turut menyoroti banyaknya aksi kejahatan akibat kondisi lingkungan yang lebih sepi usai beberapa daerah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penerapan PSBB dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Bamsoet berkata, kejahatan tersebut sangat meresahkan masyarakat. Maka dari itu, dia mendorong agar aparat kepolisian memetakan jaringan kelompok kejahatan, seperti pencurian dengan kekerasan serta pencurian dengan pemberatan di setiap wilayah

“Khususnya di wilayah yang menerapkan kebijakan PSBB dengan melakukan patroli secara rutin agar dapat mencegah dan meminimalisir tingkat kejahatan juga untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat,” kata Bamsoet kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/4/2020).

Baca Juga: Dapat Pesan Berantai Soal Sembako, Ratusan Warga Serbu Kantor Baznas 

Bamsoet melanjutkan, aparat kepolisian juga harus melakukan langkah-langkah pencegahan dan penyelidikan kriminalitas, serta melakukan tindakan tegas terukur terhadap para pelaku kejahatan yang memanfaatkan momen situasi pandemi Covid-19 ini.

ilustrasi foto: ist 

Hanya saja Bamsoet mengingatkan, agar aparat kepolisian juga melaksanakan tugas pengamanan dengan baik, di samping polisi juga ditugaskan untuk membantu percepatan penanganan dampak Covid-19. Sehingga, masyarakat tidak merasa resah dengan munculnya tindak kejahatan seperti begal belakangan ini.

“Mengingat meningkatnya tindak kejahatan pencurian, perampokan, serta pembegalan yang menimbulkan keresahan di masyarakat,” tutur dia.

Selain itu, Bamsoet berharap untuk masyarakat dapat berpartisipasi aktif membantu kepolisian dengan melaporkan jika ada kejahatan ke setiap layanan pengaduan masyarakat. “Serta tetap disiplin berada di rumah dan mematuhi kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 meluas,” ujar Bamsoet.

Diketahui sebelumnya, tim Rajawali Polres Jakarta Timur viral di media sosial usai mengejar dan menindak oknum begal yang membawa senjata tajam jenis parang di kawasan Cakung Jakarta Timur, pada Minggu 19 April 2020 dini hari.

Baca Juga: Polri: Kejahatan Meningkat 11,80% saat PSBB

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini