89 Orang Jadi Tersangka Penyebaran Hoaks soal Covid-19

Fadel Prayoga, Okezone · Sabtu 18 April 2020 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 18 337 2201313 89-orang-jadi-tersangka-penyebaran-hoaks-soal-covid-19-PIs6OqYet5.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johny G Plate mengatakan, pihaknya mencatat hingga hari ini, Sabtu (18/4/2020) ada sebanyak 89 tersangka penyebaran berita hoaks terkait virus corona (Covid-19) di media sosial. Sebanyak 14 di antaranya sudah ditahan oleh aparat kepolisian.

"Kepada Kepolisian Republik Indonesia yang telah menangani kasus hoaks hingga hari ini sebanyak 89 tersangka, yang terdiri dari 14 sudah ditahan dan 75 sedang diproses," ucapnya saat konferensi pers di Graha BNPB, Sabtu (18/4/2020).

Politikus Partai NasDem itu menyebut pihaknya akan menindaklanjuti segala penyebaran berita hoaks yang meresahkan masyarakat. Tak tanggung, ia mengatakan bahwa ancaman hukuman mencapai 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar.

“Tindakan melanggar hukum dan kami pastikan itu berpotensi untuk dikenakan pasal-pasal yang terkait dengan tindakan pidana, yang hukumannya bisa sampai lima bahkan enam tahun dan denda bisa mencapai Rp1 miliar," ujarnya.

Menkominfo Johnny G Plate

Ia meminta kepada masyarakat untuk menyetop menyebarluaskan pemberitaan hoaks di tengah pandemi corona. Sebab itu malah menimbulkan kepanikan dan bakal memunculkan kasus baru di Indonesia.

“Kami harap masyarakat menyadari dan secara khusus. Tindakan hoaks adalah tindakan pidana. Kami miinta mengakhiri dan memutus mata rantai Covid-19 ini,” kata dia.

Sebelumnya, hingga Jumat 17 April 2020 malam, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mencatat ada 554 berita hoaks yang berhubungan dengan Covid-19 tersebar di 1.209 platform.

Baca Juga : Menkominfo : 554 Hoaks Terkait Corona Tersebar di 1.209 Platform

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini