Buruh Harian Disebut Paling Parah Terdampak Pandemi Covid-19

Hambali, Okezone · Senin 13 April 2020 21:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 13 337 2198623 buruh-harian-disebut-paling-parah-terdampak-pandemi-covid-19-L4eDpCFnku.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

TANGERANG SELATAN - Sektor informal jadi yang paling parah terdampak Pandemi Covid-19. Sektor ini terdiri dari berbagai kalangan yang menggantungkan penghasilan harian untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Dewan Penasihat Umum Jenggala Center Iskandar Mandji menjelaskan, banyak masyarakat terutama buruh harian, seperti tukang ojek, pedagang asongan dan kaki lima, hingga pekerja kasar harian terancam kehilangan pekerjaan akibat Pandemi Covid-19.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk bahu membahu membantu masyarakat. Menurut Iskandar, Jenggala Center ikut serta membagikan paket sembako gratis untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Iskandar Mandji menyampaikan bahwa bantuan ini juga diharapkan bisa menekan angka penularan Covid-19 sehingga dengan masyarakat yang bergantung pada penghasilan harian untuk sementara waktu bisa diam di rumah.

"Kami tahu ada banyak lapisan masyarakat yang merasakan dampak dari wabah ini, maka kami Jenggala Center berinisiatif untuk menggalang bantuan dari berbagai pihak, agar bisa memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, terutama untuk mereka yang bergantung pada penghasilan harian. Kami juga berharap akan lebih banyak orang yang diam di rumah untuk sementara waktu sampai keadaan ini membaik," kata Iskandar Mandji dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (13/4/2020).

ilustrasi

Sementara itu, Ketua Umum Perempuan Jenggala, Vicky W Kartiwa bahwa aksi penggalangan dana peduli Covid-19 adalah aksi kemanusian, yang memang diniatkan untuk membantu sesama.

Perempuan Jenggala, kata Vicky, fokus pada sosialisasi kepada masyarakat terkait Covid-19, mulai dari membagikan masker for all, hand sanitizer, sejumlah uang tunai, hingga edukasi bagaimana menyikapi pandemi Covid-19.

“Saya bersama pengurus pusat Perempuan Jenggala, menggalang dana agar bisa membantu masyarakat yang sangat membutuhkan. Terlebih kami juga fokus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyrakat dalam menyikapi covid-19. Masih banyak masyarakat kita yang belum paham hingga hari ini.” ungkap Vicky Kartiwa di sela-sela aksi pembagian sembako.

Seperti diketahui, Jenggala Center dan Perempuan Jenggala membagikan paket sembako gratis berisi (5 kg beras, 1 liter minyak dan 1 kg gula pasir) dan paket kesehatan seperti vitamin, hand sanitizer dan masker.

Bantuan ini dibagikan kepada sejumlah masyarakat seperti, supir angkutan umum, tukang ojek, pemulung, petugas masjid dan gereja, dan masyarakat yang merasakan dampak wabah virus Corona ini.

Aksi bagi-bagi paket sembako gratis tersebut dilakukan pengurus Jenggala Center, pengurus Perempuan Jenggala serta sejumlah relawan yang ikut serta membagikan ke wilayah-wilayah yang sebelumnya telah dilakukan koordinasi dan pendataan oleh RT/RW setempat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini