Dirjen PAS Sebut Hanya 6 dari 36 Ribu Napi yang Dibebaskan Kembali Berulah

iNews TV, MNC Media · Minggu 12 April 2020 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 12 337 2198042 dirjen-pas-sebut-hanya-6-dari-36-ribu-napi-yang-dibebaskan-kembali-berulah-ZBUj0sPodf.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Plt Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nugroho menagatakan dari 36.000 narapidana atau napi yang dibebaskan lantaran pandemi virus corona atau covid-19, hanya 6 orang yang berulah dengan kembali melakukan tidak kejahatan.

"Kurang lebih 36 ribu napi yang sudah dibebaskan. Kemudian yang melakukan pelanggaran di seluruh Indonesia kurang lebih 6 orang," ujar Nugroho dalam sebuah program di iNews TV, Minggu (12/4/2020).

Nugroho menjelaskan, dalam kondisi pencegahan penyebaran covid-19, Balai Pemasyarakatan (Bapas) melaksanakan pembimbingan pengawasan dengan dibantu kejaksaan melalui daring. "Mereka akan dihubungi melalui hp, video call atau telepon. Mereka pun sungguh-sungguh melakukan itu," tuturnya.

Pembimbingan tersebut, sambungnya, tidak dilangsungkan setiap hari, melainkan rata-rata seminggu sekali.

"Tidak setiap hari, berjangka mereka. Secara umum bisa seminggu sekali. Istilahnya klien Bapas yang mendapatkan pembebasan bersyarat, akan mendapatkan bimbingan," ujarnya.

Baca Juga : 11 Orang Diduga Dalang Kerusuhan di Lapas Manado Diperiksa Intensif

Dalam pemberian pembebasan tersebut, ia menjelaskan ada syarat umum dan khusus yang sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Nomor 3.

"Di mana yang melakukan pelanggaran hukum jadi dan tersangka, itu dicabut. Lalu yang 3 kali tidak lapor, dipetimbangkan untuk dicabut," ujar Nugroho. (aky)

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini