Gunung Anak Krakatau Sudah 12 Kali Erupsi Hingga Siang Ini

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Sabtu 11 April 2020 15:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 11 337 2197636 gunung-anak-krakatau-sudah-12-kali-erupsi-hingga-siang-ini-eIpa5KmkzR.jpeg Ilustrasi (Dok. okezone)

JAKARTA - Gunung Anak Krakatau (GAK) tercatat sudah mengalami 12 kali erupsi hingga siang ini, Sabtu (11/4/2020). Erupsi itu tercatat terjadi sejak dini hari ini hingga pukul 12.00 WIB.

Kepala Pos Pantau GAK di Desa Hargopancuran, Rajabasa, Lampung, Andi Suardi mengatakan, GAK tercatat mengalami dua kali erupsi pada kemarin, Jumat 10 April 2020.

"Tanggal 10 mengalami dua kali erupsi. Tanggal 11 mengalami 12 kali erupsi sampai pukul 12.00 WIB," kata Andi saat dikonfirmasi Okezone.

Andi mengatakan, pihaknya mencatat semburan abu vulkanik GAK juga mencapai setinggi 700 meter dari erupsi sebelumnya setinggi 500 meter.

"Sedikit tinggi sekitar 700 meteran," kata Andi.

Seperti diketahui, berdasarkan pengamatan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Pasauran, Banten, Gunung Anak Krakatau masih menyemburkan abu vulkanis setinggi 500 meter di atas permukaan laut. Hal itu terpantau sejak pukul 00.03 WIB tadi.

"Masih erupsi strombolian sekitar 500 meter," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM Kasbani.

Sebelumnya Gunung Anak Krakatau yang terletak di Perairan Selat Sunda, Lampung, meletus pada Jumat 10 April 2020 sekira pukul 22.35 WIB. Gunung tersebut masih berstatus Waspada atau Level II.

"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Jumat 10 April 2020, pukul 22:35 WIB, dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 meter di atas puncak (± 500 meter di atas permukaan laut). Status Waspada atau Level II," jelas PVMBG dalam laman resminya.

Diinformasikan juga bahwa abu letusan tampak berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara.

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 2284 detik.

"Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer dari kawah," terangnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini