BMKG Pastikan Suara Dentuman di Jabodetabek Bukan dari Gempa Tektonik

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Sabtu 11 April 2020 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 11 337 2197553 bmkg-pastikan-suara-dentuman-di-jabodetabek-bukan-dari-gempa-tektonik-SjygtGYpI8.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono memastikan tidak ada peristiwa gempa tektonik di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mulai dari tadi malam hingga pagi ini, Sabtu (11/4/2020).

Sehingga, ia pun memastikan heboh suara dentuman yang berlansung dini hari tadi di Jabodetabek bukan berasal dari aktivitas gempa tektonik.

"Terkait suara dentuman yang beberapa kali terdengar dan membuat resah masyarakat Jabodetabek, maka sejak tadi malam hingga pagi hari ini pukul 06.00 WIB hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak terjadi aktivitas gempa tektonik yang kekuatannya signifikan di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Prov. Banten," kata Triyono dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2020).

Sebelumnya, heboh suara dentuman yang terdengar di beberapa daerah seperti Depok, Bogor, Tangerang Selatan, hingga Jakarta pasca-erupsi Gunung Anak Krakatau, pada Sabtu dini hari tadi.

Namun, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan bahwa suara dentuman itu tidak ada kaitannya dengan erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Justru tidak ada suara dentuman yang terdengar dari dua pos yang berdekatan dengan GAK.

PVMBG juga memastikan Gunung Gede-Pangrango dan Gunung Salak yang berada di daerah Bogor, Jawa Barat, saat ini masih berstatus normal.

"Gunung Salak dan Gunung Gede masih normal statusnya. Tidak ada tanda-tanda," kata Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG Kementerian ESDM, Hendra Gunawan saat dihubungi.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini