nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gugus Tugas Minta Warga Disiplin Kolektif saat Jalani Protokol PSBB

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 10 April 2020 15:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 10 337 2197242 gugus-tugas-minta-warga-disiplin-kolektif-saat-jalani-protokol-psbb-QlCEM8IK8w.jpg Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo (Foto: BNPB)

JAKARTA - Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta agar seluruh warga bisa mematuhi dan disiplin secara kolektif ketika menjalani protokol kesehatan dari Pemerintah Indonesia dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menurut Doni, kesadaran disiplin bersama-sama itu sangat penting dalam hal upaya untuk memangkas mata rantai penyebaran virus corona di Indonesia.

"PSBB harus menjadi komitmen bersama untuk dipatuhi, kita laksanakan dengan setulus hati. Terkait dengan masalah disiplin, disiplin individu sangat penting, tapi disiplin kolektif pun jauh lebih penting," kata Doni dalam jumpa pers melalui live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Jumat (10/4/2020). 

Disiplin kolektif yang dimaksud Doni adalah, setiap masyarakat harus bisa menjadi penyampai pesan berantai soal protokol yang telah disosialisasikan dalam rangka penanganan Covid-19.

Baca Juga: Pandemi Covid-19, Perusahaan Pers Harus Bertanggung Jawab atas Keselamatan Wartawan

ilustrasi corona foto: Okezone

Setiap warga, dikatakan Doni, harus bisa saling mengingatkan untuk menjaga jarak aman atau physical distancing, wajib menggunakan masker, mencuci tangan sesering mungkin.

"Harus ada kemauan untuk menyampaikan, untuk mengingatkan tentang pentingnya untuk selalu jaga jarak, tentang pentingnya untuk menghindari menyentuh bagian dari wajah, yang sangat sensitif, terutama mata hidung dan mulut, setelah tangan menyentuh sesuatu barang," papar Doni.

Apalagi dewasa ini, menurut Doni, Indonesia telah mengikuti imbauan dari organisasi kesehatan dunia atau WHO soal wajib menggunakan masker. Oleh karenanya, dengan disiplin kolektif, warga yang belum memiliki atau menggunakan masker bisa diingatkan oleh warga lainnya.

"Termasuk juga bagaiamana kewajiban kita untuk menjaga penggunaan masker. Tidak cukup hanya diri kita saja menggunakan masker, tetapi orang-orang disekitar kita pun harus kita bantu dengan memiliki masker," tutur Doni.

Menurut Doni, dengan adanya kedisiplinan individu ataupun kolektif, maka upaya penanganan dan memutus penyebaran virus corona di Indonesia bisa berjalan maksimal.

"Dengan adanya peningkatan displin, kami harapkan kita mampu memutus mata rantai penularan Covid-19," tutup Doni.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini