nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lewat Penegakan Hukum, Polri Jamin Ketersediaan APD saat Pandemi Covid-19

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 09 April 2020 14:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 04 09 337 2196650 lewat-penegakan-hukum-polri-jamin-ketersediaan-apd-saat-pandemi-covid-19-VLWAzvwri1.jpg Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Adi Saputra. (Foto : BNPB)

JAKARTA - Polri menjamin ketersediaan alat pelindung diri (APD), hand sanitizer, dan peralatan medis lainnya saat pandemi virus corona (Covid-19. Jaminan itu diberikan melalui upaya penegakan hukum.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra menjelaskan, Korps Bhayangkara akan berkoordinasi, berkomunikasi, dan melakukan pengawasan bersama dinas kesehatan (dinkes) demi menjamin ketersediaan alat medis tersebut.

"Sebagai upaya yang keberlanjutan, kepolisian terus melakukan koordinasi dan pengawasan bersama dengan dinas kesehatan serta para distributor demi menjamin ketersediaan alat kesehatan bagi masyarakat khususnya para tenaga medis kita," kata Asep dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Kamis (9/4/2020).

Di sisi lain, Polri mengimbau pelaku usaha ataupun distributor alat kesehatan untuk tidak mencoba memanfaatkan situasi pandemi corona dengan memainkan harga, menimbun, ataupun mempersulit distribusinya.

Alat pelindung diri. (Foto : Dok Kemenkes)

Polri mengancam melakukan tindakan tegas terhadap pelaku yang memiliki niat kejahatan tersebut.

"Apabila ini tidak dipatuhi ada perundang-undangan yang telah mengatur dengan perangkat ancaman hukuman pidananya. Jadi hal ini bagi para pelaku usaha hendaknya menjadi perhatian khusus," ucap Asep.

Sejauh ini, Polri sudah mengungkap 18 kasus dugaan penyimpangan, penyalahgunaan, produksi dan pendistribusian APD, hand sanitizer serta alat kesehatan lainnya.

Dari 18 perkara yang diusut, setidaknya ada 33 orang yang telah resmi ditetapkan menjadi tersangka. Dua di antaranya ditahan.

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menindak pelaku yang mencoba melakukan kejahatan terkait pengadaan APD dan alat kesehatan lainnya di tengah status darurat kesehatan masyarakat yang ditetapkan pemerintah lantaran mewabahnya virus corona atau Covid-19.

Baca Juga : Pembuat APD Diharapkan Ikuti Kualifikasi dan Spesifikasi Bahan

Instruksi itu tertuang dalam surat Telegram (TR) bernomor ST/1101/IV/HUK.7.1./2020 per tanggal 4 April 2020, terkait pelaksanaan tugas Bareskrim Polri dalam hal kebutuhan APD, hand sanitizer, dan alat kesehatan lainnya.

Baca Juga : Polri Wajibkan Polisi yang Bertugas saat Pandemi Covid-19 Gunakan APD

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini