Buruh Demo Tolak Omnibus Law Ciptaker Akhir April Usai Penerapan PSBB

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 09 April 2020 08:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 09 337 2196416 buruh-demo-tolak-omnibus-law-ciptaker-akhir-april-usai-penerapan-psbb-ah30iYdxhR.jpg Massa berunjuk rasa tolak RUU Omnibus Law Ciptaker. (Foto: Okezone.com/Fahreza)

JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan tetap menggelar aksi demonstrasi di DPR dalam rangka menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja. Hanya saja, aksi tersebut bakal dilakukan usai Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Jakarta berakhir.

“Itu menjadi kendala bagi gerakan buruh ya. PSBB kan ada jangka waktunya 14 hari sampi tanggal 24 (April). Oleh karena itu maka aksinya akan kita sampaikan di bulan April, perkiraan kami tanggal 30 April, setelah PSBB di DKI usai,” ujar Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S Cahyono, kepada Okezone, Kamis (9/4/2020).

(Foto: Okezone.com)

Kahar menuturkan, pihaknya juga sudah mempunyai alternatif lain untuk tetap menggelar aksi menolak Omnibus Law Cipta Kerja, jika penerapan PSBB di Jakarta diperpanjang.  Seperti halnya menggelar aksi di 20 Provinsi Indonesia bersama serikat pekerja buruh. 

Baca juga: Selama PSBB, Polda Metro Tegaskan Tak Boleh Ada Demo dan Unjuk Rasa

“Jadi PSBB tidak menutup kemungkinan aksi ini tidak hanya di DKI saja. Tetapi juga dilakukan di daerah lain, dan ada 20 provinsi yang akan menggelar aksi baik di Banten, Jabar, Jateng, Jatim, Batam, Kepri, Sumut dan Kalsel serta beberapa provinsi lain siap menggelar aksi itu,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menekankan, aksi tersebut akan tetap berjalan jika DPR bersama pemerintah tetap ngotot membahas Omnibus Law Cipta Kerja di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

“Pilihannya adalah memang kita sudah menyampaikan, tidak dibahas saat corona ternyata tidak digubris, ya jadi kita akan melakukan aksi,” tegasnya.

(qlh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini