Share

Menkominfo Sebut Facebook Jadi Media Sosial Terbanyak Sebaran Hoaks Covid-19

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 08 April 2020 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 08 337 2196079 menkominfo-sebut-facebook-jadi-media-sosial-terbanyak-sebaran-hoaks-covid-19-5y50BcVw9r.jpg Menkominfo, Jhonny G Plate (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Media sosial (medsos) Facebook, menjadi platform digital yang paling tinggi terdapat sebaran konten hoaks, atau informasi palsu terkait Covid-19 atau virus corona di Indonesia.

Menkominfo Johnny G Plate mengungkapkan, bahwa dalam pengendalian konten hoaks bersama dengan platform digital pihaknya sudah memberikan catatan adanya 785 konten hoaks di Facebook.

"Langkah pertama disaat keadaan darurat kesehatan adalah berkomunikasi dengan platform digital global, seperti Facebook, Twitter, Youtube, dan Instagram," kata Plate dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Plate menambahkan, pihaknya juga sudah mengajukan catatan penyebaran hoaks ke Youtube, Instagram dan Twitter.

 Korban Covid-19

"Dari sebaran hoaks Kami telah sampaikan seluruhannya sebanyak pada Facebook 785, Instagram 10, Twitter 324 dan Youtube 6," ujar Plate.

Dari pengajuan itu, Plate menuturkan bahwa platfrom digital Facebook telah menindaklanjuti sebanyak 359. Rinciannya, Facebook 303, Instagram 3, Twitter 53 dan Youtube 6.

"Dan Youtube sedang ditindaklanjuti sebanyak 6. Masih terdapat 766 sebaran isu hoaks yang beredar platfrom digital," tutur Plate.

Menurut Plate, dalam memutus mata rantai Covid-19, diperlukan adanya kerjasama dari seluruh pihak. Mengingat, pandemi ini dirasakan secara global.

"Covid pandemi adalah masalah global karena itu dalam penanganannya dan memutus mata rantai baik global atau domestik menjadi tugas kami semua termasuk platform digital global," tutup Plate.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini