Impor dari Swiss, Alat Tes Corona Mampu Cek 300 Ribu Spesimen dalam Sebulan

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 08 April 2020 12:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 08 337 2195978 impor-dari-swiss-alat-tes-corona-mampu-cek-300-ribu-spesimen-dalam-sebulan-BwzaS333kU.JPG Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi, Arya Mahendra Sinulingga (Foto: YouTube BNPB)

JAKARTA - Kementerian BUMN mengimpor alat uji virus corona atau Covid-19 yang baru yakni, Polymerase Chain Reaction (PCR) dari negara Eropa dalam hal ini Swiss. Alat itu mampu melakukan sebanyak 300 ribu terhadap spesimen dalam waktu satu bulan.

Alat tes yang dihadirkan tersebut antara lain adalah, dua buah alat automatic RNA dan 18 buah light cycle detector PCR. Dalam sehari, alat itu mampu periksa 1.000 spesimen.

"Dengan ini maka kita harapkan dalam tempo nanti bisa kau setiap hari ada tes sampai 5.000-10.000, maka kita akan bisa dalam sebulan mencapai hampir 300 ribu," kata Stafsus Menteri BUMN, Arya Mahendra Sinulingga dalam jumpa pers via live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Sebab itu, kata Arya, dengan hadirnya alat tes tersebut diharapkan mampu mengetahui spesimen-spesimen yang terpapar virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

Infografis COVID-19

"Orang yang dites sehingga ini bisa mengejar orang yang bisa dites dengan alat PCR kepastian bahwa orang tersebut terkena corona atau tidak," ujar Arya.

Setelah dihadirkan ke Indonesia, menurut Arya, nantinya alat tersebut akan langsung diletakkan di rumah sakit. Bahkan, alat itu sudah digunakan di rumah sakit yang ada di Jakarta.

"Alat ini sudah hadir di Indonesia dan sudah di set up bisa dilihat bahwa ini sudah mulai diinstall di salah satu rumah sakit di Jakarta," tutupnya.

(put)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini