Komisi I Minta Kominfo Buat Aplikasi Rapat Virtual demi Keamanan Data

Muhamad Rizky, Okezone · Selasa 07 April 2020 18:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 07 337 2195655 komisi-i-minta-kominfo-buat-aplikasi-rapat-virtual-demi-keamanan-data-VqQm8dPa6E.jpg Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin mengusulkan agar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membuat aplikasi serupa Zoom untuk memfasilitasi rapat pemerintah yang dilaksanakan secara teleconference selama pandemi virus corona. Selama ini rapat tersebut dilakukan dengan aplikasi Zoom.

Nurul khawatir data percakapan dalam pertemuan virtual yang selama ini dilakukan bocor ke tangan orang yang tak bertanggung jawab. 

"Tentang aplikasi Zoom ini kan dikatakan bahwa Zoom ini tidak aman, bisa ke mana-mana begitu, bisa rembes, bisa didengar, bisa direkam dan sebagainya," kata Nurul saat rapat virtual dengan Menkominfo Johnny G. Plate, Selasa (7/4/2020).

"Apakah dari Menkominfo tidak membuat sendiri aplikasi untuk memberikan layanan seperti ini dalam secara temporary lah pak sesuai dengan kebutuhannya begitu. Apakah terpikir begitu? Karena bapak punya program yang sangat besar," sabungnya.

ilustrasi foto: ist

Nurul berpandangan, pemerintah harus memiliki aplikasi serupa Zoom tersebut untuk menjaga kerahasiaan data di dalam negeri.

"Cuma buat kita-kita ini sekarang yang penting kita juga harus punya Zoom ini pak, yang seperti Zoom yang bapak bisa manage sendiri begitu," terangnya.

Merespons pertanyaan itu Menkominfo Johnny G. Plate menjamin aplikasi Zoom dapat menjaga kerahasiaan pembicaraan penggunanya. Ia juga telah berkoordinasi dengan kantor Sekretariat Presiden untuk menjaga kerahasiaan data percakapan pejabat negara.

"Aplikasi Zoom memang saat ini kami menyadari betul, kami berkomunikasi dengan pemerintah dalam hal ini Kantor Presiden, Sekretaris Kabinet untuk menjaga seluruh komunikasi penting pemerintah termasuk ratas-ratas itu dijaga dengan baik," kata Johnny menjawab pertanyaan Nurul.

"Sehingga kerahasiaannya itu bisa terjamin dan saat ini diperhatikan sungguh-sungguh agar seluruh rapat-rapat yang dilakukan termasuk ratas-ratas yang sifatnya rahasia itu bisa dijamin kerahasiaannya dan ini manajemennya dan kendali ada di Kantor Sekretaris Kabinet," tutupnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini