73 Jamaah Tablig Kebon Jeruk Positif Virus Corona

Tim Okezone, Okezone · Selasa 07 April 2020 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 07 337 2195430 73-jamaah-tablig-kebon-jeruk-positif-virus-corona-0U7AU8RXyr.jpg Jamaah tablig Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Foto: Ist)

JAKARTA – Sebanyak 73 jamaah tablig di Kebon Jeruk, Jakarta Barat dinyatakan positif virus corona atau Covid-19. Jumlah kasus positif virus corona yang terjadi di Indonesia menandakan penyebaran virus corona tak boleh dianggap sepele.

Wapangkogasgabpad Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Brigjen TNI M Saleh Mustafa mengatakan, mewabahnya Covid-19 harus dilawan dengan mengikuti anjuran yang telah dikeluarkan pemerintah. Sebab, tidak seorang pun yang mengetahui datangnya virus tersebut.

"Terbukti dengan positifnya 73 jamaah tablig Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Senin, 7 April 2020. Pada tanggal 26 Maret 2020 oleh Sudin Jakarta Barat dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan Rapid Test dan hasilnya 3 orang dinyatakan positif," ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (7/4/2020).

Baca Juga: Ini Strategi Relawan Gugus Tugas Hadapi Pandemi Covid-19

Selanjutnya, ketiga jamaah tersebut dipindahkan ke RSD Wisma Atlet, kemudian diadakan pemeriksaan lanjutan dan dirawat di RSD Wisma atlet. Pada 27 Maret 2020 datang lagi jamaah tablig Kebon Jeruk sejumlah 39 orang ke RSD Wisma Atlet untuk diisolasi dengan status orang dalam pemantauan (ODP).

Jamaah tablig Kebon Jeruk Foto: Ist

Kemudian, pada 2 April 2020 datang lagi jamaah tablig sejumlah 31 orang yang terdiri dari 13 warga negara asing (WNA) dan 18 warga negara Indonesia (WNI) dinyatakan positif dan dilakukan rawat inap di RSD Wisma Atlet untuk diisolasi.

"Dengan demikian bahwa virus korona ini bisa menyerang kepada siapa saja dan tidak ada yang kebal dengan Covid-19. Diimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar rajin cuci tangan, jaga kebersihan diri dan lingkungan, jaga jarak, ikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah," tuturnya.

Baca Juga: Suka Duka Gugus Tugas Covid-19: Kerja Bertaruh Nyawa tapi Masih Dimarahi Warga

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini