nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Keluarkan Telegram soal Pengawasan TKI yang Kembali ke Indonesia

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 06 April 2020 19:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 06 337 2195025 polri-keluarkan-telegram-soal-pengawasan-tki-yang-kembali-ke-indonesia-gcm867DDV5.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Polri kembali mengeluarkan Surat Telegram (TR) soal penanganan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang kembali ke tanah air dari negara terjangkit Covid-19 atau virus corona. 

Telegram itu bernomor ST/1102/IV/HUK.7.1./2020 per tanggal 4 April 2020, yang ditandatangani oleh Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Dalam surat tersebut, Polri akan melakukan prosedur pengawasan kesehatan di jalur laut, udara dan darat. 

"Bareskrim mengawal penuh kebijakan Pemerintah Pusat, dengan maksud agar masyarakat bisa terhindar dari penyebaran virus Covid-19," kata Sigit saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Senin (6/4/2020).

 tki

Surat telegram itu juga mengatur hadirnya aparat kepolisian, membantu petugas kesehatan untuk melakukan pengawasan para TKI yang pulang ke Indonesia melalui pintu masuk jalur darat, laut dan udara.

Pengawasan di pelabuhan, polisi nantinya akan mengawasi setiap kapal dari luar atau dalam negeri, khususnya yang berasal dari wilayah terjangkit corona. 

Kemudian, di Bandar Udara (Bandara), polisi akan mengawasi pesawat mulai dari orang hidup, dalam keadaan tewas dan barang-barang penumpang. Lalu, di perbatasan darat, aparat juga akan melalukan pengecekan terhadap hal yang sama.

"Kami harapkan hal tersebut dapat dipatuhi untuk kepentingan masyarakat banyak," ujar Sigit.

Apabila dalam pengawasan ditemukan penumpang yang dindikasikan terpapar corona, maka polisi akan membantu mengarahkan untuk melakukan karantina atau isolasi ke fasilitas kesehatan.

Sementara untuk, yang berstatus negatif maka akan masuk dalam golongan orang dalam pengawasan (ODP) dan dapat melanjutkan perjalanan dan diberikan kartu kewaspadaan kesehatan untuk laksanakan isolasi mandiri. 

Dalam melakukan pengawasan, pejabat Pemda dan Polisi wajib memberikan penjelasan kepada TKI yang baru tiba sebelum melaksanakan isolasi diri. Mereka juga dilarang keluar rumah hingga waktu yang ditetapkan sesuai peraturan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini