Doni Monardo: Lebih dari 20 Dokter Meninggal, Sebagian Dokter Gigi dan THT

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 06 April 2020 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 06 337 2194890 doni-monardo-lebih-dari-20-dokter-meninggal-sebagian-dokter-gigi-dan-tht-qAXQicEenh.jfif Doni Monardo. (Foto : BNPB)

JAKARTA – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, sampai saat ini ada 20 dokter meninggal dunia usai terpapar virus corona (Covid-19).

“Kami laporkan juga bapak pimpinan, lebih dari 20 dokter kita telah wafat,” kata Doni yang juga Kepala BNPB dalam rapat kerja virtual dengan Komisi VIII DPR, Senin (6/4/2020).

Ia menyebutkan, sebagian besar dokter yang meninggal usai terpapar virus corona bukanlah yang berada di garis terdepan dalam menangani pasien.

Doni melanjutkan, mereka yang meninggal sebagian merupakan dokter gigi dan dokter THT (telinga, hidung, dan tenggorokan).

“Sebagian dari beliau yang wafat ternyata tidak semuanya itu adalah dokter yang berada di front terdepan. Kalau dilihat dari latar belakang dokter, sebagian itu adalah dokter gigi dan THT,” tutur Doni.

Atas adanya kejadian itu, Doni mengaku sudah bersurat ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan edaran agar dokter gigi ataupun dokter THT tidak praktik sementara guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

(Foto :IDI)

“Kami memberikan permintaan kepada Kemenkes untuk mengeluarkan edaran agar dokter gigi dan THT untuk tidak praktik dulu. Kalaupun praktik hanya untuk pasien sangat serius,” tuturnya.

“Termasuk juga mewajibkan seluruh dokter, baik di RS umum, RS swasta ataupun RS Covid menggunakan APD (alat pelindung diri-red) standar,” ucapnya.

Baca Juga : Pandemi Corona, Jaksa Agung: Lebih dari 10 Ribu Perkara Disidang Secara Online

Selain itu, Doni memastikan pemerintah bakal memberikan yang terbaik kepada dokter ataupun tenaga medis yang sedang bertugas. Dengan begitu mereka tak khawatir saat bertugas menangani pasien.

“Kami juga akan menberikan yang terbaik kepada tenaga dokter dan perawat,” tuturnya.

Baca Juga : Pandemi Corona, Pemerintah: Isolasi Mandiri Bukan Berarti Diasingkan

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini