Pandemi Corona, Jaksa Agung: Lebih dari 10 Ribu Perkara Disidang Secara Online

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 06 April 2020 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 06 337 2194881 pandemi-corona-jaksa-agung-lebih-dari-10-ribu-perkara-disidang-secara-online-dlkZ55q5hZ.jpg Jaksa Agung ST Burhanuddin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sebanyak 10,517 perkara pidana telah disidang secara online oleh jaksa dari 344 Kejaksaan Negeri (Kajari) di tengah pandemi Covid-19 yang nyaris melumpuhkan banyak aspek.

Data tersebut dipaparkan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin saat melakukan konferensi video dengan seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) dan Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Indonesia.

"Di tengah wabah virus Covid-19 ini, jaksa dan hakim tetap harus menuntaskan proses hukum berbagai perkara pidana. Data ini kami dapatkan terakhir hingga Jumat, 3 April lalu," kata Jaksa Agung melalui keterangan resminya, Senin (6/4/2020).

Tercatat, dari 10,517 perkara yang disidangkan tersebut sekitar 60 perkara merupakan perkara tindak pidana khusus.

Burhanuddin mengapresiasi para jaksa yang tetap semangat berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya untuk memastikan penyelenggaraan sidang secara online ini.

"Sidang secara online ini merupakan prestasi penegak hukum Indonesia di tengah wabah virus baru ini. Di kala di negara-negara lain banyak pengadilan ditutup, di Indonesia masih dapat dilaksanakan. Keberhasilan ini telah saya laporkan juga ke presiden," kata Burhanuddin.

Menurut Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Dr. Sunarta, dalam minggu ini memang terjadi kenaikan jumlah perkara yang diselesaikan secara online melalui konferensi video. Hal ini dikarenakan beberapa jadwal sidang yang tertunda, akhirnya diselesaikan pada pekan ini.

"Saat mulai dilaksanakan pada tanggal 30-31 Maret, baru tercatat sekitar 1,502 perkara yang disidangkan dengan jumlah pidana khusus 7 kasus. Namun memasuki pekan ini, jumlahnya terus bertambah," kata Sunarta.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini