nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Sebut Sosialisasi Pelarangan Kerumunan Massa saat Covid-19 Sudah Dilakukan

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 06 April 2020 13:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 04 06 337 2194815 polri-sebut-sosialisasi-pelarangan-kerumunan-massa-saat-covid-19-sudah-dilakukan-dDayE3oIgo.jpg Karonpenmas Polri, Brigjen Argo Yuwono (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Polri menyatakan bahwa Maklumat Kapolri, soal pelarangan menggelar acara yang sifatnya mengumpulkan orang, atau keramaian saat pandemi corona atau Covid-19 sudah dilakukan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono menjelaskan, sosialisasi Maklumat itu juga sudah disampaikan ke jajaran aparat kepolisian tingkat bawah.

"Maklumat itu sudah kami sampaikan, dan edukasikan sampai tingkat bawah, mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres, Polsek tingkat Pospol berbagai metode sudah disampaikan," kata Argo dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Senin (6/4/2020).

Menurut Argo, sosialiasi tidak berkumpul selama mewabahnya virus corona sudah disampaikan dan diajarkan sesuai dengan adat istiadat masing-masing daerah.

"Sesuai dengan sesuai culture sesuai dengan adat istiadat setempat untuk sampaikan Maklumat Kapolri tersebut," ujar Argo.

Menurut Argo, Maklumat Kapolri tersebut memiliki tujuan agar membentuk masyarakat sebagai pihak yang memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Yang intinya kita jangan sampai masih ada masyarakat yang lakukan kumpul, nongkrong jangan sampai kita bukan jadi pemutus rantai tapi harus jadi pemutus rantai virus tersebut," ucap Argo.

Berikut 6 poin maklumat Kapolri dalam upaya mengawal kebijakan Pemerintah untuk pencegahan penularan Covid-19:

Bahwa untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, Polri senantiasa mengacu asas keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi (Salus Populi Suprema Lex Esto) dengan ini Kepala Kepolisian Republik Indonesia mengeluarkan maklumat :

1. Tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri, yaitu :

a. Pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, dan kegiatan lainnya yang sejenis ;

b. Kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran dan resepsi keluarga

c. Kegiatan olah raga, kesenian dan jasa hiburan

d. Unjuk rasa, pawai dan karnaval, serta

e. Kegiatan lainnya yang sifatnya berkumpulnya massa

2. Tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dengan selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah

3. Apabila dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19

4. Tidak melakukan pembelian dan/atau menimbun kebutuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan.

5. Tidak terpengaruh dan menyebarkan berita-berita dengan sumber tidak jelas yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, dan

6. Apabila ada informasi yang tidak jelas sumbernya dapat menghubungi kepolisian setempat.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini