nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BMKG: Iklim Tropis Dapat Menghambat Penyebaran Virus Corona

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Minggu 05 April 2020 09:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 04 05 337 2194347 bmkg-iklim-tropis-dapat-menghambat-penyebaran-virus-corona-ASOME8USLP.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) telah menyelesaikan penelitian terkait pengaruh cuaca dan iklim terkait penyebaran virus corona (Covid-19).

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan, iklim tropis dapat membantu dan menghambat penyebaran virus corona.

“Demikian pula Araujo dan Naimi (2020) memprediksi dengan model matematis yang memasukkan kondisi demografi manusia dan mobilitasnya, mereka menyimpulkan bahwa iklim tropis dapat membantu menghambat penyebaran virus tersebut,” ujar Dwikorita dalam keterangannya, Sabtu 4 April 2020.

Kata Dwikorita, hasil penelitian menjelaskan lebih lanjut bahwa terhambatnya penyebaran virus dikarenakan kondisi iklim tropis dapat membuat virus lebih cepat menjadi tidak stabil. 

Infografis Okezone

“Sehingga  penularan virus corona dari orang ke orang melalui lingkungan iklim tropis cenderung terhambat, dan akhirnya kapasitas peningkatan kasus terinfeksi untuk menjadi pandemik juga akan terhambat,” ucapnya.

Baca juga: Berikut Sejumlah Tempat yang Mendapat Pengecualian saat PSBB Diberlakukan

Lebih lanjut Dwikorita menuturkan ada fakta bahwa kasus wabah ini berkembang pesat di Indonesia diduga oleh pegerakan atau mobilitas manusia dan interaksi sosial. 

“Hal tersebut diduga akibat faktor mobilitas manusia dan interaksi sosial yang lebih kuat berpengaruh, daripada faktor cuaca dalam penyebaran wabah Covid-19 di Indonesia,” tuturnya.

Sekedar informasi  penelitian dilakukan oleh TIM BMKG diperkuat oleh 11 Doktor di Bidang Meteorologi , Klimatologi dan Matematika, serta didukung oleh Guru Besar dan Doktor di bidang Mikrobiologi dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM.

Mereka melakukan Kajian berdasarkan analisis statistik, pemodelan matematis dan studi literatur tentang Pengaruh Cuaca dan Iklim dalam Penyebaran Covid-19.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya menyampaikan jika faktor iklim menjadi keuntungan tersendiri, bagi negara-negara yang memiliki temperatur, dan kelembaban tinggi seperti Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19.

Namun Menko Luhut menekankan, physical distancing juga tetap menjadi faktor utama, karena jika hal tersebut tidak dilakukan dengan ketat, maka keuntungan dari faktor temperatur tersebut tidak lagi berlaku.

Dwikorita Karnawati membenarkan apa yang disampaikan oleh Menko Luhut, terkait negara yang memiliki temperatur dan kelambapan tinggi seperti Indonesia, dalam menangani Covid-19. 

“Sebenarnya yang disampaikan Pak Luhut itu betul, iklim itu membantu. Namun, dampaknya itu delay, tidak seketika dampaknya berkurang, perlu waktu untuk alam bekerja. Ya meskipun ada penyebaran, tetapi itu tidak murni, itu karena dibawa orang, alias mobilitas penduduk yang massif,” ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini