nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berikut Sejumlah Tempat yang Mendapat Pengecualian saat PSBB Diberlakukan

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Minggu 05 April 2020 08:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 05 337 2194342 berikut-sejumlah-tempat-yang-mendapat-pengecualian-saat-pssb-diberlakukan-zAyCzKutHJ.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, telah menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dalam rangka percepatan penanganan virus corona (Covid-19).

Dalam Permenkes itu terdapat kriteria pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum. Hal itu tertuang sebagaimana didalam pasal 13 ayat 6.

"Pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dilaksanakan dalam bentuk pembatasan jumlah orang dan pengaturan jarak orang," tulis pasal 13 ayat 6 sebagaimana dikutip Okezone, Minggu (5/4/2020). 

Infografis Okezone

Hanya saja di pasal 13 ayat 7 Permenkes tersebut memberikan pengecualiaan kegiatan di tempat atau fasiltas umum saat PSSB diterapkan di sebuah daerah. Tempat yang diberikan pengecualian kegiatan yakni supermarket, minimarket, pasar, hingga bahan bakar minyak. 

Baca juga: Pandemi Covid-19, Sederet Aktivitas Ini Bakal Dibatasi jika PSBB Diberlakukan

Berikut bunyi Pasal 13 Ayat 7:

Pembatasan tempat atau fasilitas umum sebagaimana dimaksud pada Ayat (6) dikecualikan untuk: 

a. supermarket, minimarket, pasar, toko atau tempat penjualan obat-obatan dan peralatan medis kebutuhan pangan, barang kebutuhan pokok, barang penting, bahan bakar minyak, gas, dan energi; 

b. fasilitas pelayanan kesehatan atau fasilitas lain dalam rangka pemenuhan pelayanan kesehatan; dan 

c. tempat atau fasilitas umum untuk pemenuhan kebutuhan dasar penduduk lainnya termasuk kegiatan olah raga. 

Meski demikian, Permenkes tersebut turut mengingatkan agar kegiatan-kegiatan di tempat fasilitas umum perlu diperhatikan dan dibatasi jumlah massa agar mencegah penyebaran virus corona. Hal ini sebagaimana berada di Pasal 13 Ayat 8 

"Pengecualian sebagaimana dimaksud pada ayat (7) dilaksanakan dengan tetap memperhatikan pembatasan kerumunan orang serta berpedoman pada protokol dan peraturan perundang-undangan,". 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini