nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR: Daerah Rawan DBD Harus Dapat Perhatian Khusus!

Muhamad Rizky, Jurnalis · Sabtu 04 April 2020 07:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 04 337 2193968 dpr-daerah-rawan-dbd-harus-dapat-perhatian-khusus-X36KyyKVNW.jpg Gedung DPR RI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah memberikan perhatian khusus bagi daerah yang memiliki ancaman tinggi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Daerah rawan DBD dengan angka tinggi pasien DBD harus mendapat perhatian khusus," kata Kurniasih kepada Okezone, Sabtu (4/4/2020).

Kurniasih mengatakan penyakit DBD saat ini menjadi ancaman serius bagi masyarakat di tengah wabah virus corona atau Covid-19 karena memasuki musim pancaroba. Menurutnya, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan seharusnya sudah bisa menangani persoalan DBD karena sudah menjadi permasalahan setiap tahun.

"Penyakit DBD bukanlah penyakit baru, setiap tahun ada siklusnya. Harusnya pemerintah lebih mahir dalam mengatasi peningkatan DBD di Indonesia," tuturnya.

Karena itu pemerintah tentunya harus memaksimalkan diri dalam menangani permasalahan tersebut. Sebab, kata dia ada tanggung jawab sebagaimana dalam amanat undang-undang agar menjaga kesehatan masyarakat.

 ilustrasi foto: ist

Kurniasih menyadari bahwa angka tertinggi kasus DBD berada di Nusa Tenggara Timur (NTT). Karena itu, pamerintah pemerintah seharusnya sudah bisa menanganu penyakit DBD dan tidak memperburuk situasi.

"Kalau makin tidak terkendali angka pasien DBD, maka pemerintah berarti gagal mengatasi DBD," terangnya.

Penanganan DBD, menurut Kurniasih seharusnya sudah sejak dulu dilakukan. Karena masyarakat khususnya di Indonesia sudah mengetahui siklus dari penyakit tersebut.

"Kan sudah tahu siklusnya harusnya juga sudah ditemukan hasil riset yang bisa memutus penyakit DBD di Indonesia," terangnya.

"Saya pernah dengar, negara tetangga yang dulu juga banyak hadapi pasien DBD, sekarang sudah lebih aman karena telah ada hasil riset yang memutus pertumbuhan dan perkembangan nyamuk DBD sejak jentiknya," tandasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini