Sisa 3 Jenderal Polisi yang Bersaing Duduki Jabatan Deputi Penindakan KPK

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 03 April 2020 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 03 337 2193715 sisa-3-jenderal-polisi-yang-bersaing-duduki-jabatan-deputi-penindakan-kpk-eLM7fLK6YL.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Proses seleksi jabatan deputi penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memasuki tahapan akhir yakni tes wawancara. Tes wawancara untuk menyaring satu kandidat deputi penindakan KPK dilaksanakan pada hari ini, Jumat (3/4/2020).

Ada tiga jenderal polisi yang mengikuti seleksi calon deputi penindakan KPK tahap akhir. Ketiganya yakni, Wakapolda DI Yogyakarta, Brigjen Karyoto; Kadiklat Reserse Lemdiklat Polri, Brigjen Agus Nugroho; serta Wakapolda Sumatera Selatan, Brigjen Rudi Setiawan.

"Hari ini, pimpinan KPK melakukan test uji makalah, presentasi, dan wawancara terhadap calon Deputi Penindakan terhadap 3 (tiga) orang kandidat tersebut," ujar Plt Jubir KPK, Ali Fikri melqlui pesan singkatnya, Jumat (3/4/2020)

Sebelumnya, ada 11 kandidat dari unsur Polri dan Kejaksaan yang bersaing untuk mendapatkan kursi jabatan deputi penindakan. Sebanyak 11 kandidat itu, empat di antaranya berasal dari institusi Kejaksaan. Sementara tujuh lainnya, merupakan anggota Korps Bhayangkara.

Sejumlah nama yang ikut dalam seleksi deputi penindakan KPK dari unsur Polri yakni, Plt Deputi Penindakan KPK, RZ Panca Putra; Wakapolda Yogyakarta, Brigjen Karyoto; Kadiv Hukum Polri, Irjen Rudy Heriyanto; serta Wakapolda Jawa Barat, Akhmad Wiyagus.

 KPK

Sedangkan kandidat dari unsur Kejaksaan yakni, Direktur Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi, dan Eksaminasi pada Jampidsus, M Rum; Karo Hukum BPKP, Syaifudin Tagamal; Kajati Kalimantan Tengah, Mukri; serta Wakil Kajati Papua, Agus Salim.

Namun, beberapa nama tersebut gagal untuk sampai ke tahap akhir. Bahkan, tidak ada sama sekali kandidat dari unsur kejaksaan yang lolos hingga ke tahap akhir. Saat ini, tersisa tiga jenderal polisi yang bersaing memperebutkan kursi deputi penindakan KPK.

Ali menjelaskan bahwa para kandidat tersebut sebelumnya telah mengikuti tes uji kompetensi dan asessmen yang dilakukan oleh pihak ketiga yang independen dan professional. KPK mengklaim proses seleksi dilakukan secara transparan.

"KPK mengajak Masyarakat untuk turut mengawal prosesnya dan KPK terbuka atas masukan dari masyarakat terkait proses seleksi tersebut," ujarnya.

Tiga Kandidat Deputi Informasi dan Data

Tak hanya itu, tiga kandidat deputi informasi dan data (Inda) KPK juga telah sampai di tahap akhir. Tiga kandidat tersebut seluruhnya berasal dari pegawai internal KPK.

Ketiga kandidat yang lolos ke tahap akhir yakni, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Giri Suprapdiono; Spesialis Pengolahan Data dan Informasi Utama KPK, Indira Malik; dan Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Mochamad Hadiyana.

Para kandidat di dua deputi tersebut akan menjalani tahapan akhir yakni tes wawancara yang dijadwalkan berlangsung hingga 7 April 2020.

"KPK akan memilih kandidat yang memiliki kapasitas dan kapabilitas serta mumpuni untuk masing-masing keempat jabatan struktural tersebut," imbuhnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini