Novel Baswedan Batal Hadir, Sidang Teror Air Keras Ditunda hingga 30 April

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 02 April 2020 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 02 337 2192884 novel-baswedan-batal-hadir-sidang-teror-air-keras-ditunda-hingga-30-april-ubEFhhD5lL.JPG Penyidik senior KPK, Novel Baswedan (Foto: Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) menunda sidang lanjutan kasus teror penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Sidang yang direncanakan digelar hari ini, ditunda hingga 30 April 2020.

Penundaan sidang pada hari ini lantaran Novel Baswedan yang seharusnya menjadi saksi batal hadir. Novel Baswedan sedianya diminta untuk hadir oleh jaksa penuntut umum (JPU) sebagai saksi korban.

"Tadi sudah dibuka sidangnya. Novel tidak hadir. Ya ditunda hingga Kamis tanggal 30 April 2020 pukul 10.00 WIB," kata Humas PN Jakut, Djumyanto saat dikonfirmasi Okezone di Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Rencananya, sidang lanjutan yang akan digelar pada 30 April 2020 masih akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi korban Novel Baswedan. Novel akan dikonfirmasi terkait dakwaan dua terdakwa dalam perkara ini, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir.

Penyiram Air Keras Novel Baswedan

Dalam kasus ini, Rahmat Kadir dan Ronny Bugis didakwa melakukan perbuatan penganiayaan secara terencana yang mengakibatkan luka berat. Keduanya menyebabkan mata Novel Baswedan terluka sehingga kornea mata kanan dan kirinya terancam buta.

Kedua terdakwa melakukan perbuatannya dengan alasan membenci Novel Baswedan lantaran dianggap telah mengkhianati institusi Polri.

Atas perbuatannya, Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis didakwa melanggar Pasal 355 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 353 ayat (2) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP serta Pasal 351 ayat (2) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini